• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Karena Sudah Sesuai Prosedur Penyelidikan, Hakim Tolak Praperadilan Tersangka TPPU Narkoba

20 September
20:08 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menolak Praperadilan terpidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu atas nama Rafiandi bin Mustafa Kamal alias Andi Puteh karena disangkakan atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) miliaran rupiah hasil penyalahgunaan tindak pidana Narkoba.

Keputusan ditolaknya Praperadilan karena ditetapkan tersangka TPPU itu dibacakan Hakim Tunggal, Aulia Fhatma Widhola, SH di PN Bengkalis, Jalan Karimun, Bengkalis, Kamis (19/9/2019) petang kemarin dihadapan Kuasa Hukum tersangka Rafiandi, Yosi Mandagi, SH.

"Hakim memberikan keputusan ditolak dibacakan Kamis kemarin. Menolak permohonan Praperadilan seluruhnya karena menurut hakim petugas kepolisian menetapkan sebagai tersangka karena sudah sesuai aturan dan prosedur," ungkap Humas PN Bengkalis, Zia Ul Jannah, SH kepada wartawan, Jum'at (20/9/2019).

Keputusan ditolaknya Praperadilan terpidana Rafiandi menyusul ditetapkan kembali sebagai tersangka TPPU juga dibenarkan oleh Kasat Serse Narkoba Polres Bengkalis AKP Syahrizal.

"Keputusannya ditolak dan kita terus lanjutkan perkara TPPU-nya itu," katanya singkat.

Sebelumnya diberitakan, terpidana atas nama Rafiandi bin Mustafa Kamal kasus penyalahgunaan Narkoba jenis sabu dan sudah dijatuhi putusan 11 bulan kurungan penjara sebagai pengguna berdasarkan putusan Nomor 713/Pid.Sus/2018/PN Bkls dan telah berkekuatan hukum tetap. Disangkakan kembali atas dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh pihak kepolisian.

Yosi Mandagi, SH, MH, Kuasa Hukum Rafiandi mengatakan, mengajukan Praperadilan terkait penetapan tersangka TPPU dan penyitaan aset yang dilakukan penyidik Narkoba Polres Bengkalis.

"Kami Kuasa Hukum juga telah menghadirkan ahli DR Zulkarnain S.SH.MH dan telah didengar keterangannya dibawah sumpah yang intinya dikarenakan predicate crime (tindak pidana asal, red) tidak ditemukan maka penetapan tersangka TPPU Batal demi hukum dan juga penyitaan yang surat tembusan penyitaan tidak pernah diberikan kepada Pemohon atau pun keluarga adalah cacat formil maka batal demi hukum," ungkap Yosi, Rabu (18/9/2019) lalu.

Disebutkan Yosi, benda-benda bergerak milik kliennya yang disita petugas dan sampai saat ini Pemohon tidak mendapatkan surat penyitaan antara lain, mobil Fortuner putih, sepeda Motor KLX, ATM BRI (Marjenah), ATM BCA (Rafiandi), ATM BCA (Nur Hafiza), satu set alat DJ Pioner + Henset, HP Samsung S7, mobil Jazz putih, sepeda motor Honda Beat Street, ATM BRI, ATM BCA, Speedboat Fiber 2 unit.     

"Bahwa dengan disitanya beberapa aset klien kami penyidik menetapkan sebagai tersangka TPPU, inilah yang kami anggap Penyidik melakukan kesewenang-wenangan karena bagaimana mungkin seorang yang divonis sebagai Pengguna ditetapkan sebagai tersangka TPPU, maka berdasarkan hal diatas kami Kuasa Hukum Pemohon dari Kantor Hukum Syiar Keadilan mengajukan Praperadilan," katanya lagi seraya menyebutkan Tim Kuasa Hukum lainnya, Wan Ahmad Rajab, SH dan Rudi Jamrud, SH.

Seperti dikabarkan, bahwa berawal pada Kamis (25/10/2018) lalu, Rafiandi bin Mustafa Kamal sedang akan menggunakan narkotika jenis sabu di rumah kediaman Iskandar yang beralamat di Jalan Jangkang, Desa Deluk Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Terjadi penangkapan atas diri Pemohon beserta Iskandar dan Kurniawan oleh Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Bengkalis. Pada penangkapan ini dilakukan Penggeledahan badan dan rumah Iskandar di peroleh/atau disita barang bukti dari diri Pemohon berupa narkotika jenis sabu seberat 0.87 gram, 1 buah dompet warna coklat dan satu unit sepeda motor merk honda vario berwarna putih dengan BM 2432.

Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboraturium Forensik Polri Cabang Medan No. Lab. 13175/ NNF/ 2018 tertanggal 5 November 2018 dengan kesimpulan Urine Pemohon adalah positif mengandung metamfetamina.

Berdasarkan kronologis tersebut Pemohon dijatuhi putusan 11 bulan penjara sebagai pengguna Narkoba berdasarkan putusan Nomor 713/Pid.Sus/2018/PN Bls dan telah berkekuatan hukum tetap.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00