• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

RSUD dan Puskesmas Berikan Pelayanan Gratis Untuk Korban Kabut Asap

17 September
00:21 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Dalam upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat korban kabut asap yang terjadi di Kabupaten Bengkalis ini pihak rumah sakit umum daerah (RSUD) dan puskesmas se Kabupaten Bengkalis menggratiskan korban akibat kabut asap.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bengkalis dr. Ersan Saputra, TH petang ini menyebutkan bahwa selain memberikan pengobatan gratis untuk korban kabut asap di RSUD dan Puskesmas kami juga telah membentuk 30 posko penanggulangan korban kabut asap sejalan dengan Intruksi Bupati.

"Saya dapat telepon dari Bupati Bengkalis, Pak Bupati perintahkan kita untuk membantu pembentukan posko yang di lakukan oleh Polres maupun Kodim artinya dari awal sebenarnya kita sudah menujuk puskesmas sebagai posko kita langsung sejak bulan Agustus sudah kita tunjuk dan kita perintahkan semua puskesmas dalam Kabupaten Bengkalis sebagai posko penanggulangan korban asap," kata dr.Ersan Saputra, TH, Senin, (16/9/2019).

Dikatakan Ersan Saputra yang juga Plt. Direktur RSUD Bengkalis ini menyebutkan bahwa rumah sakit yang juga posko kabut asap menyiapkan tabung oksigen murni untuk warga yang membutuhkan oksigen murni dan di berikan secara cuma cuma.

"Kalau di RSUD Bengkalis di tempat didepan lift sedangkan di RSUD Mandau di ruang pertemuan dan kita juga minta puskesmas menyiapkan satu ruang tempat warga yang sesak karena kabut asap untuk mendapatkan oksigen murni,"sebut Ersan diruang kerjanya.

Ersan Saputra juga menyebutkan kalau di Mandau dibuat rumah singgah itu kurang efektif,karena asap tidak mengenal rumah, kalau rumah singgah asap pasti masuk melalui lubang pentilasi.

" Satu satunya jalan agar tidak dua kali kerja dan tidak efektif, karena puskesmas kita sudah merata, kita arahkan seluruh pasien kesana dan setiap rujukan di kirim ke RSUD, dan berdasarkan Intruksi Bupati juga setiap korban yang terkena kabut asap untuk biaya pengobatan di tanggung pemerintah baik di puskesmas maupun di rumah sakit," kata Ersan.

Dikatakan Dia pada hari ini saja di RSUD Bengkalis tercatat  sudah ada 76 pasien dan di RSUD Duri tercatat 48 pasien, sementara itu kata Ersan untuk pasien pasien yang gawat seperti asma akan diutamakan, apabila puskesman menjumpai pasien seperti itu segera dikirim ke rumah sakit.

"Sampai sejauh ini tidak ada pasien yang meninggal dunia, memang akibat asap bisa menyebabkan kematian tetapi bukan karena asapnya namun apabila terpapar lama sehingga residunya atau partikel nya menumpuk di paru paru dan masuk dalam sirkulasi darah lalu terjadi kekurangan oksigen," pungkas dr. Ersan Saputra.  

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00