• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

GeMa CerMat di Gaungkan di Desa Suka Maju Kecamatan Bantan

18 August
10:52 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis terus menerus melakukan sosialisasi tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema CerMat).

Seperti pada Rabu,(15/8/2019) lalu sosialisasi dilaksanakan di aula kantor Desa Suka Maju merupakan desa yang pertama  diselenggarakan  sosialisasi GeMa CerMat  dengan metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas Pambang Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.

Acara di hadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis Sofyan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis diwakili oleh Edi Sudarto, Kepala Desa Suka Maju, Sukarni, Kepala UPT Puskesmas Pambang Suharsono, Kepala Dusun, Tim PKK, Tokoh Masyarakat, Organisasi Pemuda dan masyarakat dengan jumlah peserta 50 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra melalui Kepala Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan, Edi Sudarto dalam sambutannya pertama kali menyampaikan mengaku sangat berterima kasih dan sekaligus memberikan pengharagaan kepada Desa Suka Maju Kecamatan Bantan sebagai Desa pertama kali penyelenggaraan GeMa CerMat yang dibuka Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis.  

"Kita sangat bangga sekali karena ketua komisi IV DPRD Bengkalis ini sebagai ajak lokasi Sosiaslisasi GeMa Cermat di Kabupaten Bengkalis termasuk juga memberikan door prize bagi peserta aktif,"kata Edi Sudarto.

Dikatakan Edi Sudarto Gema Cermat adalah Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat. Berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/MENKES/427/2015 GeMa Cermat merupakan Upaya bersama pemerintah dan masyarakat melalui rangkaian kegiatan dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar. 

"Kita tau tujuan acara sosialisasi Gema Cermat dengan metode CBIA tentu memberikan pelajaran bagi masyarakat tentang hidup sehat dan bagaimana menjadikan hidup sehat dengan melaksanakan dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari menggunakan obat secara tepat dan benar," ucap pria yang aktif berikan penyuluhan ini.

Edi Sudarto juga sebagai pemberi materi metode CBIA ini menyampaikan bahwa, output kegiatan ini memberikan pemahaman dan keterampilan kepada  masyarakat bagaimana cara mendapatkan obat yang benar, cara penggunakan obat yang benar, cara menyimpan obat yang benar dan membuang obat secara benar di rumah tangga. 

"Informasi yang akurat dan dapat di percaya penggunaan obat yang benar dapat diperoleh  di sarana pelayanan kesehatan terdekat seperti Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Poskesdes dan Rumah Sakit serta sarana kesehatan  swasta di toko obat dan apotik," Sebut Edi di hadapan peserta.

Semoga upaya ini diharapkan dapat memberikan kesadaran dan dijadikan pelajaran supaya masyarakat faham benar bagaimana menggunakan obat secara benar. Kapan lagi kalau tidak dimulai dari sekarang mari ajak bersama-sama cerdaskan masyarakat menggunakan obat yang benar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00