• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

DPO Setahun Lalu, Tersangka Diduga Pelaku Karhutla Diamankan Polres Bengkalis

10 August
21:03 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Pelaku diduga melakukan pembakaran hutan dan lahan yang terjadi di Jalan Lingkar Pemda Desa Pamesi Kec. Bathin Solapan Kab. Bengkalis setahun yang lalu berhasil diamankan pihak Kepolisian Polres Bengkalis.

Berdasarkan keterangan Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto,SH,MH melalui Kasat Reskrim AKP Andre Setiawan bahwa pelaku sudah dilakukan penahanan.

Dikatakan Kasat Reskrim bahwa peristiwa penangkapan tersangka,Team Opsnal BKO Reskrim 125 Kamis 8 Agustus 2019 pukul 15.00 WIB di Jalan Baru Desa/Kelurahan Kayu Kapur Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai, telah diamankan 1 (satu) orang laki-laki  diduga sebagai pelaku tindak pidana pembakaran hutan dan lahan.

"Ya benar team Opsnal melakukan penangkapan terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan tersebut,"kata Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andre Setiawan,Sabtu, (10/8/2019).

Ditambahkan Kasat bahwa tersangka yang berhasil diamankan adalah AS (49 tahun) warga Jalan Baru Bukit Abbas Rt.022 Rw.- Desa/Kelurahan Bukit Kayu Kapur Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai.

"Dia ini diduga melakukan pembakaran di Jalan Lingkar Pemda Desa Pamesi Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis dan kita juga sudah memanggil 4 orang saksi,"ungkap Andre Setiawan.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas1 (satu) Buah alat potong babat ombang ambing (DPB),1 (satu) Buah Mancis Warna merah (DPB),1 (satu) Buah jerigen 5 liter yang berisikan rondap (DPB),Kayu Bekas Terbakar.

Kronologis penangkapan 

Petani malang ini bernama AS (45) warga Jalan Baru Bukit Abbas Kelurahan Bukit Kayu Kapur Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai. Pelaku ditangkap di rumahnya, Kamis (8/8/2019) petang. 

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan, penangkapan berdasarkan laporan kebakaran hutan dan lahan seluas 5 hektar pada tanggal 12 agustus 2018 di Desa Bumbung Kecamatan Bathin Solapan. 

Setelah itu Team Opsnal BKO Reskrim 125 melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut. Dari hasil penyelidikan team opsnal BKO 125 mendapat nama pelaku tindak pidana kebakaran hutan dan lahan.

"Yang mana pelaku bernama AS, kemudian pada tanggal 20 Agustus 2018 team opsnal BKO Reskrim 125 mendapat informasi kalau pelaku melarikan diri ke Tapanuli Selatan (Sumut). Kemudian team opsnal BKO 125 melakukan pengejaran ke Tapanuli Selatan, tetapi saat itu pelaku belum berhasil diamankan, " terangnya seperti disampaikan Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan, SIK kepada RRI, Sabtu (10/8/2019). 

Lama tidak terdengar kabar berita, pelaku didapati kembali kerumah setelah kabur dari pencarian petugas. 

"Team opsnal BKO125 mendapat informasi kalau pelaku sudah kembali kerumahnya, lalu pada hari Kamis tanggal 8 Agustus 2019 sekira pukul 15.00 wib team opsnal BKO 125 berhasil mengamankan pelaku AS. Setelah itu team melakukan introgasi terhadap pelaku dan dari hasil introgasi pelaku mengakui kalau pelaku telah melakukan pembakaran lahan dilahannya sehingga api tersebut melebar mengenai lahan orang lain, dan pelaku mengakui kalau saat membakar dengan menggunakan mancis warna merah, dan saat membakar lahan milik pelaku dalam kondisi kering baru siap di rondap, " jelas Kasat Reskrim. 

Pelaku kini sudah diamankan di Rutan Polres Bengkalis dengan barang bukti. Andrie berharap, kasus menimpa AS menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak membakar saat membuka lahan. 

"Pelaku mengakui perbuatannya yaitu membuat tumpukan sampah ditunggul bekas kayu dilahan miliknya, dan kemudian tumpukan sampah tersebut dibakar oleh pelaku dan karena pada saat itu cuaca panas dan angin kencang sehingga api membesar dan tak terkendali sehingga membakar lahan miliknya dan merambat kelahan milik orang lain, "pungkas Kasat Reskrim.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00