• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Publik

Kisah Tragis, Mahasiswa Polbeng Akhirnya Meninggal Dunia Karena Terseret Sepeda Motor Pembalap

15 July
20:20 2019
2 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Tidak disangka dan tak diduga sama sekali, seorang Pria bernama Muhammad Syukur (21 tahun) berniat nonton Balap Motor Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI), ternyata akhir dari hidupnya.

Insiden mengerikan terjadi di sekitaran arena balap motor di kejuaraan daerah (Kejurda) Balap Motor Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bengkalis,  Ahad (14/7/2019) petang kemarin. 

Arena balap yang dipusatkan sekitaran jalan Lapangan Tugu Bengkalis ternyata jadi kenangan pahit bagi keluarga Muhammad Syukur warga Jalan Bantan Gang Suka Maju, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, mahasiswa semester akhir jurusan Teknologi Informasi di Politeknik Negeri (Polbeng).

Korban yang merupakan penonton yang tertabrak salah satu motor pembalap yang jatuh saat hampir berada di tikungan tepatnya didepan kantor Diskominfotik Kabupaten Bengkalis. Korban terseret sepeda motor yang melaju dan menghantam pagar besi kantor Diskominfotik. 

Korban sempat di rawat di RSUD Bengkalis dan menghembuskan nafas terakhir pukul 01.40 WIB, dinihari tadi. 

Muhammad Amin abang kandung korban mengatakan, adiknya Muhammad Syukur sempat mendapat perawatan di RSUD dan lewati masa kritis usai insiden di arena balap. 

"Saya dapat informasi sekitar magrib, waktu itu masih kritis, habis isya saya dari Bunga Raya ke Bengkalis sampai pukul 23.00 WIB. Waktu saya sampai masa kritisnya sudah lewat dan dirawat di ruang rawat lantai III RSUD, " ungkap Amin yang mengaku tinggal di Siak. 

Lewat masa kritis, Muhammad Amin mengira adik kandungnya bakal pulih.

"Belum lama di sana (ruang rawat), itu sakit jam 01.40 WIB dan langsung menghembuskan nafas terakhir. Lepas dari masa kritis dia bisa ngomong, orang beranggapan dia bisa pulih dan sembuh, " ucapnya datar. 

Pihak keluarga berharap Pengurus IMI Bengkalis datang kerumahnya memberikan penjelasan kejadian tersebut. 

"Tadi malam katanya orang IMI ada datang kerumah sakit. Tapi bagaimana penjelasan, endingnya tidak tau.  Harapan kami dia datang kesini (kerumah), " imbuhnya 

Keluarga, tambah Amin belum memikirkan untuk menempuh jalur hukum pasca kejadian duka. 

Korban dimakamkan pihak keluarga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Senggoro. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00