• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Publik

KPU Bengkalis Siapkan Armada Pendistribusian 70 Unit Cold Diesel

15 April
19:06 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bengkalis : Hingga hari kedua menjelang pelaksanaan Pemilu calon legislatif (Caleg) dan pemilihan presiden (Pilpres) Rabu (15/4/2019) lusa, dikerahkan sebanyak 70 unit armada berupa truk pendistribusi logistik Pemilu hingga ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Dikatakan Iwan, Koordinator Angkutan Logistik Pemilu dari Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Bengkalis mengatakan, 70 unit truk sebagian sudah mengangkut ke sejumlah kecamatan. Diantaranya sejak Sabtu (13/4/2019) dan Ahad (14/4/2019) kemarin sudah mulai dilakukan pendistribusian terjauh mengerahkan sebanyak 40 unit truk. 

"Hari ini ada menyusul 30 truk lagi untuk mengangkut logistik, tenaga ada sekitar 60 orang selain sopir.  Sejauh ini tidak ada kendala di lapangan," ungkapnya kepada sejumlah wartawan di lokasi pemuatan logistik, Senin (15/4/2019). 

Informasi tambahan, satu truk rata-rata muatan logistik Pemilu berupa kotak suara dan isinya antara 120 hingga 130 unit. Untuk antisipasi hujan, muatan logistik ditutup dengan terpal. 

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, Fadhillah Al Mausuly menargetkan seluruh pengepakan logistik dan siap untuk didistribusikan tuntas pada malam ini. 

Mempercepat proses itu, KPU mengerahkan tenaga pendukung sekitar 200 orang upaya percepatan proses pemaketan hingga masuk ke kotak suara kemudian pengiriman. 

Menurut pria yang akrab disapa Fadhil ini, bahwa ada keterbatasan dalam proses pemaketan dan pengepakan tersebut, yakni terjadinya human error atau kesalahan manusia, karena disebabkan kelelahan dalam bekerja 24 jam dan tidak bisa dipaksakan. 

"Tetapi apa yang sudah menjadi faktor pendukung, kita penuhi seluruhnya. Bahkan juga dilakukan penambahan tenaga. Untuk armada angkutan kita rasa sudah mencukupi jika belum akan ada penambahan," katanya

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00