• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Tega! Mengaku Ulama, Pria Ini Cabuli Tiga Anak Yatim

23 January
11:27 2020
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang : Seorang pria, asal Srengseng Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, menjadi pelaku pencabulan terhadap tiga gadis di bawah umur di Kabupaten Pandeglang. 

Ironisnya, pelaku yang diketahui bernama Abdus Somad (53) itu, tega mencabuli anak-anak yatim yang masih belia. Tidak cukup di situ, dia juga turut menggagahi seorang wanita dewasa berusia 30 tahun.

Yang membuat geleng-geleng kepala, Somad mengaku kepada para korban sebagai ulama besar yang dermawan. Karena dalam melancarkan aksinya, Somad meminta kepada masyarakat untuk dibawakan tiga gadis yatim yang masih di bawah umur, untuk diberikan uang.

"Pelaku mengaku sebagai ulama ke masyarakat sekitar dan meminta supaya mendatangkan anak perempuan yatim, dengan alasan mau dikasih amal, namun malah melakukan pencabulan," kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP DP Ambarita, Kamis (23/1/2020).

Ambarita menuturkan, pelaku melampiaskan nafsu setannya itu disebuah gubuk yang berlokasi di Kampung Cikoneng, Desa Palurahan Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.

"Anak-anak tiga orang, dan satu lagi janda umur 30 tahun," sebutnya.

Kasat mengungkapkan, awal mula terungkapnya aksi bejat tersangka, karena adanya laporan korban terhadap warga. Mendengar hal itu, warga yang resah dengan ulah tersangka kemudian melapor ke Polsek Banjar.

"Awalnya laporan dari masyarakat kepada Polsek, kami mendatangi TKP. Di sana warga sudah berdatangan sebanyak dua mobil. Guna mencegah hal yang tidak diinginkan kami amankan tersangka," ujarnya.

Ambarita melanjutkan, pelaku sudah hampir satu tahun melancarkan aksi bejatnya. Bahkan, ia menduga masih ada korban yang lain.

"Pelaku ini sudah satu tahun tinggal disana, dan mungkin masih ada lagi korban yang lain," katanya.

Guna mempertanggung jawabkan kejahatannya, kini ulama palsu itu harus mendekam di hotel prodeo. Akibat dari perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 76 E Jo Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

  • Tentang Penulis

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

  • Tentang Editor

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00