• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

DPRD Banten Dorong Pemprov Fokus Penanganan Rekontruksi Infrastruktur di Lokasi Bencana

16 January
15:50 2020
0 Votes (0)

KBRN, Serang: DPRD Banten melalui komisi IV mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait agar fokus melakukan upaya rekontruksi infrastuktur yang rusak akibat bencana. Meski diakui sejauh ini upaya yang dilakukan pemerintah daerah dinilai sudah lebih baik. 

"Kami dari DPRD udah memantau dan melihat langsung ke lokasi musibah banjir bandang dan tanah longsor di Lebak. Penanganan Pemda sudah baik dan terus kita dorong kebutuhan minimum warga sudah terpenuhi. Karena wilayah yang tadinya terputus sudah bisa dilalui," kata Anggota Komisi IV DPRD Banten, Dede Rohana saat dialog di studio RRI Banten, Kamis (16/1/2020). 

DPRD melalui komisi IV sebagai mitra pemerintah, kata Dede maka anggaran tanggap bencana ini agar dimaksimalkan oleh pemerintah.  Apabila tidak mencukupi, maka akan ditambah pada APBD Perubahan  "Ini mungkin sanya bersifat stimulus, nanti di APBD Perubahan difokuskan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak. APBD perubahn  di suport melalui kebijakan anggaran di DPRD nanti. Karena suport bencana semua prioritas karena anggaran cukup besar," ujar Dede. 

Sekertaris Dinas PUPR provinsi Banten, Robby Cahyadi mengakui paling tidak ada 2 jembatan yang menjadi kewenangan provinsi yang mengalami kerusakan saat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Lebak. Sehingga PUPR fokus untuk melakukan upaya perbaikan atas jembatan Cinyiru dan Ciberang. 

"Jembatan Cinyiru itu jemabatan permanen sedangkan untuk Cibarang itu jembatan biasa. Sehingga kami juga tengah membuat DEDnya untuk selanjutnya dilakukan pembangunan," kata Robby. 

Sejuah ini, diakui Robby untuk jembatan yang Ciberang perlu kajian yang mendalam karena jembatan ini bentangan sungainya bertambah. Dengan demikian perlu perhitungan dan jenis jembatan seperti apa yang dibangun. 

"Jembatan Ciberang itu bentangannya sudah  100 meter. Memang harus ada tiang di tengah dan mencari alternatif lebar sungai yang lebih pendek. Untuk jembatan permanen itu butuh wqktu 6 bulan perbikan dan jembatan sementara Belly itu 3 bulan," tegas Robby.

"Kami juga memastikan akaesilitas di Banten akibat bencana d i Lebak sudah bisa dilalui," tukas Robby. (NJ)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00