• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ditpolairud Polda Banten Hentikan Pemeriksaan KM Noah 99

6 December
20:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cilegon : Penyelidikan terhadap Kapal Motor (KM) SPOB Noah 99  yang diamankan oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI yang diduga membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) Ilegal di Perairan Bojonegara Kabupaten Serang pada tanggal 20 November 2019 yang lalu di hentikan oleh Ditpolairud Polda Banten. Dihentikanya penyelidikan tersebut karena pemilk KM SPOB Noah 99 dapat menunjukan kelengkapan Dokumen kepada petugas. 

Kasubdit Gakum pada Ditpolairud Polda Banten AKBP Agus Yuloanto mengatakan, pada tanggal 21 November 2019 pihaknya menerima laporan kejadian penangkapan Kapal SPOB Noah 99 dari Bakamla RI. 

"Tanggal 21 November yang lalu, kami menerima Laporan dari Bakamla. Dimama, dari laporan itu kami melakukan pemeriksaan terhadap KM Noah yang diduga membawa BBM jenis Solar Ilegal sebanyak 35 Ton," kata Agus dalam keterangan Persnya di Mako Ditpolairud Polda Banten. Jum'at (6/12/2019).

Agus menjelaskan, terkait penangkapan KM SPOB Noah 99 yang dilakukan oleh Bakamla RI tersebut. Saat ini dihentikan, karena pemilik Kapal dapat menunjukan kepelngkapan Dokumen.

"Karena pemilik kapal dapat menunjukan kelengkapan Dokumen kapal, maka pemeriksaan kapal dihentikan," ujar Agus.

Agus mengaku, untuk saat ini pihaknya tidak dapat menaikan status pemeriksaan Kapal Noah 99 itu ke penyelidikan.

"Karena dapat menunukan kelengkapan Dokumen kapal, dan tidak ditemukan adanya unsur yang mengarah ke tindak pidana. Maka kami tidak bisa menaikan status dari pemeriksaan ke penyelidikan. Tetapi, kita masih terus melakukan upaya pemeriksaan dengan intensif lagi," jelasnya.

Agus menambahkan, saat ini KM SPOB Noah 99 masih diamankan oleh Ditpolairud Polda Banten belum di izinkan untuk beroprasi kembali. 

"Kapalnya masih kita tahan, belum dapat beroprasi seperti biasanya. Karena sampai masih dilakukan pemeriksaan secara  intensif lagi oleh petugas Ditpolairud Polda Banten," terangnya.

Ditempat yang sama, Kasubdit Harmoni dan Strategi (Hastra ) pada Badan Penindakan Keamanan Laut (Bakamla) RI Kolonel AK Wijaya menyampaikan, pada saat melakukan penangkapan terhadap KM SPOB Noah 99 pihaknya menemukan Kapal tanpa muatan, namun pihaknya langsung mengamankan kapal dan menyerahkan kapal tersebut kepada petugas Ditpolairud Polda Banten. 

"Pada saat kita tangkap, kapal calam kondisi tanpa muatan. Namun, karena mencurigakan tetap kita amankan dan kita serahkan kepad petugas yang berwenang dalam hal penyelidikan itu," kata Kolonel AK WIjaya kepada Awak Media.

Wijaya menyampaikan, pada saat dilalukan penangkapan. Pemilik KM 
SPOB Noah 99 tidak dapat menunjukan kelengkapan Dokumen Kapal seperti yang disampaikan pada saat Konperensi Pers yang dilakukan pada tanggal 21 November 2019 yang lalu.

"Seperti yang sudah disampaikan pada Konferensi Pers yang lalu, Karena pemilik kapal tidak dapat menunjukan Dokumen kapal di kapal. Maka, kita amankan dan kita periksa bersama dengan petugas Ditpolairud Polda Banten," jelasnya.

Wijaya menyebutkan, Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Ditpolair Polda Banten.  Pemilik Kapal dapat menunjukan kelengkapan Dokumen DO yang ditunjukan oleh PT. Intim kepada Petugas Polairud Polda Banten. 

"Maka berdasarkan Dokumen itulah, petugas percaya bahwa KM SPOB Noah 99 telah memiliki kelengkapan Dokumen kapal dan pemeriksaan dihentikan," ucap Wijaya.

Untuk diketahui, pada tanggal 20 November 2019 pukul 23.00 WIB  Kapal Bakamla KN Belut Laut yang tengah melakukan patroli menangkap KM SPOB Noah 99 yang dianggap mencurigakan. Dimana, Dari pemeriksaan awal, kapal SPOB Noah 99 ditemukan telah mentransfer BBM jenis solar ke kapal tunda TB Momentum 8 di perairan Bojonegara. Saat hendak kembali ke pangkalan Pulau Kali, tim patroli Bakamla langsung mengamankan kapal tersebut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00