• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Insentif Pajak Bagi Hotel Terdampak Tsunami di Pandeglang Belum Efektif

2 December
17:10 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang: Pemberian insentif potongan pajak sebesar 50 persen bagi pengelola hotel yang terdampak tsunami Selat Sunda akhir tahun lalu belum efektif. Sebab sampai saat ini, penerimaan pajak dari jenis perhotelan, baru mencapai Rp675 juta.

Padahal Pemerintah Kabupaten Pandeglang, sudah menurunkan target pajak hotel pada tahun 2019, dari target sebesar Rp3,8 miliar menjadi Rp982 juta pada APBD Perubahan 2019 lalu.

Kepala Bidang Pendaftaran pada Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kabupaten Pandeglang, Wawan Setiawan mengakui, imbas dari bencana tsunami masih dirasakan oleh pengusaha hotel. Akibatnya, pendapatan mereka menurun yang juga memengaruhi penerimaan pajak daerah.

“Jika dipersentasekan, capaian jenis pajak hotel baru diangka 68,77 persen. Artinya Pemerintah masih kekurangan Rp306 juta dari target yang ditetapkan,” ujarnya, Senin (2/12/2019).

Namun disisi lain, Pemkab patut berbangga. Soalnya kini pemerintah memiliki sumber pajak baru yang cukup menjanjikan. Setidaknya capaian pajak ini bisa menutupi jenis pajak yang lain.

Wawan menyebut, kini jenis pajak hiburan muncul menjadi peluang yang bisa diandalkan pasca disahkannya mengenai Perda Pajak Hiburan.

“Tahun kemarin, water boom belum ada di Perda. Namun setelah ada Perda, mulai diberlakukan pada bulan Februari. Sehingga waterboom menjadi wajib pajak. Yang rutin menyetorkan pajak baru CAS  Cikole dengan DM Tirta di Mandalwangi, sehingga pada perubahan meningkat tinggi,” jelasnya.

Wawan menerangkan, sejak kolam renang ditetapkan menjadi wajib pajak, realisasi pajak hiburan meningkat cukup drastis. Bahkan saat ini, capaiannya telah melampaui target.

“Sampai  bulan November saja, penerimaan pajak hiburan sudah mencapai Rp228 juta, lebih 8 persen dari target yang ditetapkan senilai Rp210 juta,” sebut Wawan.

Dirinya melanjutkan, capaian itu baru diperoleh dari dua wajib pajak kolam renang dan satu hiburan dari jenis rumah bernyanyi.

“Oleh karenanya pada tahun depan, kami akan menggalakkan lagi sejumlah tempat hiburan pemandian buatan supaya ikut berkontribusi membayar pajak,” terangnya.

  • Tentang Penulis

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

  • Tentang Editor

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00