• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Gadis SMK di Pandeglang Jadi Pemandu Lagu Luput Dari Pengawasan Disnaker

25 November
20:41 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang : Kasus eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur yang menimpa MK (15), luput dari pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Apalagi belakangan diketahui, rumah bernyanyi “Carista” yang mempekerjakan MK sebagai pemandu lagu, tidak pernah melaporkan data pegawainya ke Disnakertrans.

Namun, Disnakertrans Kabupaten Pandeglang berdalih jika tidak adanya pengawasan tersebut, lantaran bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Baca juga: Razia Hiburan Malam, Polisi Amankan Tiga Pemandu Lagu Satu Diantaranya Masih SMA

Pelaksana tugas (Plt) Disnakertrans Kabupaten Pandeglang, Kurnia Satriawan menjelaskan, tidak adanya pengawasan dari pemerintah daerah, karena saat ini pengawasan terhadap tempat usaha menjadi kewenangan Disnakertrans Provinsi Banten.

"Yang pasti untuk pengawasan itu dilakukan oleh rekan-rekan Disnaker Banten dan saya sudah minta kejajaran agar segera berkoordinasi menyampaikan kepada pengawasan Disnaker," ujarnya, Senin (25/11/2019).

Terlebih selama ini pula, pihaknya tidak pernah mendapat tembusan hasil pemeriksaan dari Disnakertrans Banten. Akan tetapi setelah mencuatnya kasus eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur, pihak sudah melakukan koordinasi dengan pengawasan untuk dilakukan monitoring.

"Semoga dalam waktu dekat Disnaker Banten akan melakukan proses turun ke lapangan untuk memeriksa hal itu apakah benar bahwa tempat yang dimaksud memang mempekerjakan anak di bawah umur?" katanya.

Baca juga: Rekrut Anak SMK Sebagai Pemandu Lagu, Mami Hiburan Malam Jadi Tersangka

Kurnia juga mengaku ke depannya, Disnakertrans Pandeglang meminta setiap hasil pemeriksaan yang dilakukan Provinsi Banten, dilaporkan ke Pemda sebagai bahan evaluasi dan koordinasi.

"Selama ini memang tidak ada tembusan hasil pemeriksaan dari provinsi. Tapi kami akan bersurat hasil laporan pengawasan bisa ikut dilaporkan ke kami sebagai bagian dari koordinasi," sambungnya.

Baca juga: Kerjakan Anak di Bawah Umur, Pemkab Pandeglang Didesak Tutup Rumah Bernyanyi "Carista"

Maka dari itu lanjut Kurnia, pihaknya belum bisa memutuskan kesalahan apa yang dilakukan pengelola Carista. Karena harus menunggu hasil pemeriksaan dari pengawas. Namun dengan ditangani oleh Polres Pandeglang, Kurnia menjelaskan akan memaklumi proses hukum yang sudah berlaku.

"Tentu ada sanksi. Tapi bentuknya apa nanti setelah proses pengawasan dilakukan oleh bidang terkait. Dan polisi juga sudah mengambil tindakan hukum dengan menetapkan tersangka. Itu kan sebagai bentuk tindakan tegas. Tapi kalau masuk ke ranah birokrasinya, kami lihat yang sangkutan ada tidak izinnya," beber Kurnia.

Kasus rumah bernyanyi Carista kini mulai menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pandeglang, pasca Satreskrim Polres Pandeglang, menetapkan Lulu Eva Mastorin alias Mami Lulu yang berusia 42 tahun sebagai tersangka atas kasus tindak pidana perdagangan orang terhadap anak di bawah umur.

Yang menjadi korban adalah MK, pelajar SMK yang masih berusia 15 tahun. MK didapati menjadi salah satu Pemandu Lagu di Carista saat dilakukan razia Cipta Kondisi oleh Satres Narkoba Polres Pandeglang pada Selasa malam pekan lalu.

  • Tentang Penulis

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

  • Tentang Editor

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00