• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Puluhan Sekolah Belum Melaporkan Penggunaan Dana BOS

13 February
15:09 2020
0 Votes (0)

KBRN, Banjarmasin : Pada tahun ini pemerintah mengubah kebijakan penyaluran dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Perubahan tersebut membuat sistem pelaporan keuangan makin transparan serta akuntabel, Rabu (13/2/2020).

Syarwani Sekretariat Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mengatakan, Saat ini Petunjuk teknik pencairan dana BOS dengan tahun sebelumnya berbeda. Dana bos disalurkan langsung ke rekening sekolah masing-masing per 4 bulan atau 3 tahap. 

"Juknis dana BOS yang baru tahun 2020 ada kenaikan, pencairannya per 4 bulan selama 3 tahap, kalo dulu per 3 bulan," kata Syarwani.

Namun sayangnya, masih banyak sekolah yang belum melaporkan penggunaan dana bos. ia menambahkan untuk sekolah dasar yang belum melaporkan sebanyak 89 dan 5 SMP Swasta.

"Jumlah SD Negeri ada 208 sekolah, yang belum melaporkan 73. Kalau SD Swasta 16 yang belum lapor, dan SMP Negeri alhamdulillah sudah melapor tapi ada 5 SMP Swasta belum melapor yaitu SMP PGRI 3, SMP PGRI 4, SMP Advent, SMP Muhammadiyah 4 dan 6," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut Hairullah Kepala SMP Muhammadiyah 4 Banjarmasin mengaku baru mengetahui bahwa sekolahnya belum melaporkan penggunaan dana bos tersebut.   

"Saya tidak tahu, mungkin bendahara BOS telat melapor karena pembuatan datanya lambat" kata Hairullah.

Ia menambahkan untuk talangan dana bos mereka meminjam uang dari dana cadangan Yayasan.

Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin beralasan keterlambatan melaporkan penggunaan dana bos disebabkan kurangnya SDM di beberapa sekolah. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut diantaranya dengan mengusulkan permohonan CPNS Kota Banjarmasin melalui Kemendikbud. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00