• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Tenaga Pendamping Desa Di Kalsel Masih Kurang

5 December
14:34 2019
1 Votes (5)

RRI Banjarmasin : Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pelatihan peningkatan kapasitas pendamping Lokal Desa tahun anggaran 2019, di salah satu hotel di Banjarmasin. Rabu (4/12/2019).

Dengan melakukan konsolidasi kepada para pelatih yang sebelumnya mengikuti Training of Trainer (ToT), untuk peningkatan kapasitas pendamping lokal desa tahun anggaran 2019.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan Zulkifli mengatakan pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas para pendamping desa.

"Upaya kita untuk meningkatkan kapasitas tersebut, jadi kita adakan peningkatan kapasitas pendamping kepala desa, karena kita ketahui untuk satu orang pendamping desa harus mendampingi tiga sampai empat desa jadi cukup banyak desa yang harus mereka dampingi," katanya.

Sementara kendala yang dihadapi para pendamping desa ialah, secara geografis desa yang ada di kalsel letaknya berjauhan, kemudian banyak nya jumlah desa yang harus di dadampingi untuk satu orang pendamping menjadi kendala tersendiri.

"Idealnya satu desa satu, karena memang dalam kondisi sekarang bahwa jumlah kuota pendamping dari pusat sudah di tentukan jadi pendamping desa harus meng hendel tiga sampai empat desa,"jelasnya.

Kecilnya penghasilan yang di terima para pendamping desa juga dirasa tidak sesuai dengan beban tugas yang mereka kerjakan di lapangan. Banyaknya pendamping desa yang mengundurkan diri karena beberapa hal seperti sudah mendapatkan pekerjaan lain dengan gajih yang memadai.

Untuk diketahui jumlah pendamping desa di Kalsel sebanyak 979 orang, terdiri dari tenaga ahli di Kabupaten 66 orang, pendamping desa di kecamatan 394 orang, dan PLD 519.

Diharapakan dari pelatihan ini kapasitas para pendamping Desa bisa meningkat dan memperoleh pengetahuan serta wawasan baru terkait regulasi yang mengatur desa.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00