• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

SOSIAL

Uniska Menjawab Era Revolusi Industri 4.0

25 July
19:33 2019
1 Votes (5)

RRI Banjarmasin : Penyelenggaraan pendidikan tinggi yang melaksanakan pembangunan sumber daya manusia yang unggul, kreatif dan inovatif, berdampak positif tidak hanya dalam peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa tetapi juga mendukung pembangunan nasional pada era revolusi industri Empat Titik Nol (4.0).

Rektor Uniska Banjarmasin Abdul Malik,S.Pt.,M.Si.,Ph.D., menyatakan era revolusi industri 4.0 menyediakan peluang sekaligus tantangan  bagi para Civitas Akademika Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjary (MAAB), karena peran manusia setahap demi setahap diambil alih oleh mesin otomatis yang membuat pengangguran meningkat dan menjadi masalah lokal dan nasional.

Dalam kata sambutan wisuda ke 40, Abdul Malik menambahkan, untuk sukses di era revolusi industri 4.0, fokusnya tidak hanya memiliki pengetahuan yang cukup, Tetapi juga harus memiliki keterampilan yang memadai, kompetensi menejerial, kemampuan kerjasama, kemampuan membangun jejaring yang luas, kemampuan mengadaptasi kemajuan teknologi informasi dan keahlian lain yang mendukung lahirnya kreatifitas dan inovasi yang mampu menjawab tantangan zaman.

Uniska terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dengan menetapkan kebijakan strategis yang dituangkan dalam rencana strategis tahun 2017-2021.

Dijabarkan dalam bentuk program yang disusun berdasarkan beberapa isu strategis, terutama pada sektor kualitas sumber daya manusia, kualitas manajemen, kualitas kegiatan kemahasiswaan, dan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah, sebagaimana parameter yang digariskan Kemenristek Dikti.

Terkait harapan membangun SDM yang unggul, kreatif dan inovatif tersebut, Humas Uniska Banjarmasin Dr. Yuliansyah, Spd.,Mpd., mengatakan satu keunggulan.

"Setiap lulusan Uniska mempunyai satu keunggulan dan seiring itu di Uniska ada pendampingan satu ijazah. Para mahasiswa yang lulus, harus ada kreatifitas-kreatifitas yang dimiliki, seperti artikel ilmiah maupun jurnal ilmiah," tambah Yuliansyah .    

Dari 562 orang lulusan Uniska MAAB, terdiri dari 520 orang lulusan program sarjana dan 42 orang lulusan magister, dalam wisuda itu, ada 19 lulusan terbaik dengan kualifikasi yudisium dan indeks prestasi tertinggi, lulus dengan pujian maupun sangat memuaskan.  

Sedangkan 1 orang nilai tertinggi atas nama Samrenaldy dari Ilmu Hukum dengan IPK3,86 berhak mendapatkan umrah 9 hari sebagai reward dari Ketua Umum Yayasan, sementara 18 orang lainnya mendapatkan uang motivasi masing-masing Rp. 2 juta . (Juns)      

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00