• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Seputar Jabar

Tangkal Informasi Hoax, Kader LDII Jabar di Latih Jurnalistik

18 November
14:27 2017
1 Votes (1)

KBRN, Bandung: Organisasi Masyarakat Islam Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Barat menggelar pelatihan jurnalistik kepada kadernya se Jawa Barat. 

Pelatihan bertemakan Journalistic Course 2017, merupakan salah satu upaya menangkal berita negatif, hoax yang saat ini berkembang di masyarakat. 

Ketua DPW LDII Jawa Barat Bahrudin mengungkapkan, sekarang ini ada ketidakberimbangan informasi. Setiap tahun berkembang dan banyak yang negatif.

"Saat ini berkembang informasi yang negatif. Faktanya seperti menfitnah, menjelekan orang, intinya merubah karakter orang," ungkap Bahrudin kepada awak media disela pelatihan di Bandung, Sabtu (18/11/2017).

Ia menambahkan informasi negatif tersebut banyak yang merugikan orang. Ini akibat tidak berimbangnya informasi.

"Dengan adanya pelatihan ini selain menunjang program yang digulirkan DPP, juga nantinya kader yang dilatih bisa menjadi jurnalis yang menyeimbangkan informasi. Jika menemukan informasi uang negatif, bisa di klarifikasi agar tidak menyesatkan. Ini pentingnya," ujarnya.

Semakin mudah dan cepatnya memperoleh informasi bagi masyarakat juga tidak selalu memberikan dampak positif bahkan negatif. Mengingat banyak informasi juga yang diterima bersifat palsu atau hoax.

Pada kesempatan yang sama  Ketua Bidang Pendidikan PWI Jawa Barat Wawan Juwana mengatakan,  setiap orang saat ini harus berhati-hati dalam menggunakan medsos.

"Menahan diri, menyampaikan informasi sebelum di share, pertimbangkan dulu suatu berita apakah bermanfaat atau tidak untuk masyarakat, apalagi yang menyangkut ujaran kebencian, akan ada konsekuensi ancaman hukuman penjara 4 tahun,” ungkap Wawan, saat memberikan paparan kepada peserta Journalistik Course.

Sementara dalam pelatihan yang berlangsung 2 hari itu,  diikuti 70 peserta kader LDII se Jawa Barat. Nantinya kader yang mengikuti pelatihan, akan menularkan dan menggelar pelatihan serupa di daerahnya.(AZ)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00