• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kota Bandar Lampung

Tewasnya Pekerja Teknisi Pengoperasian Lift di Pemkot Bandar Lampung Murni Kecelakaan Kerja

28 February
19:15 2020
0 Votes (0)

KBRN Bandar Lampung : Kepala Bagian (Kabag) Umum Pemkot Bandar Lampung Denis Adi Wijaya Jumat (28/02/2020) memastikan kejadian pekerja jatuh saat memperbaiki lift di gedung satu atap Pemkot Bandar Lampung, murni kecelakaan kerja.

Hal tersebut juga dapat dibuktikan dengan pemeriksaan TKP oleh aparat kepolisian dan juga berdasarkan keterangan saksi, yang sekaligus rekan korban,” Ujar Denis.

Sebagaimana yang dilakukan pihak kepolisian lnafis Polresta Bandarlampung  melakukan olah tempat kejadian perkara di Lift gedung satu atap Pemerintah Kota Bandarlampung tempat jatuhnya Suryono (32) dari Iantai 5 hingga mengalami luka berat di bagian kaki, tangan hingga kepala.

Seperti diketahui, Suryono akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moelok (RSUDAM) setelah sempat dirawat secara intensif.

Dari lokasi kejadian saat tim lnafis Polresta Bandarlampung melakukan olah tempat kejadian perkara, terungkap korban Suryono sempat menjerit sebelum terjatuh. Berdasarkan keterangan saksi Agus Setiyawan (36) kepada petugas di lokasi, keduanya bekerja sama mengoperasikan lift di lantai 4 dan 5 dengan posisi Agus di dalam lift sedangkan Suryono di bagian atas lift. Namun tiba-tiba korban menjerit kesakitan dan terdengar adanya suara benturan, kemudian setelah pintu terbuka dirinya melihat korban berada dibawah dengan luka yang parah.

"Tiba-tiba Yono berteriak aduh, kemudian terdengar suara benturan, saya buka pintu dan melihat tubuh Yono sudah berada di bawah dengan darah yang sudah banyak sambil memanggil mas tolong mas tolong", kata Agus.

Saat ditanya petugas  Agus juga menjelaskan merasa bingung penyebab terjatuhnya korban, namun menurutnya Ia sempan mengingatkan kepada rekannya sesama karyawan dari PT Fujitec Indonesia tersebut untuk tidak berada dipinggir.

 "Saya sempat mengingatkan dia (Yono) untuk gak duduk terlalu pinggir dan selalu berhatihati", katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun saat bekerja memperbaiki lift, korban yang diketahui bernama Suryono tersebut, bekerja dengan keadaan tidak dilengkapi alat pengaman keselamatan kerja atau  minim peralatan keselamatan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00