• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PILKADA SERENTAK

Diiringi Kuda dan Tarian Tradisional, Firman-Bustomi Serahkan Dukungan ke KPU

23 February
18:13 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bandarlampung-Bakal Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung dari jalur perseorangan Firmansyah YA-Raden Achmadi Bustomi Rosyadi, menyerahkan dukungan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung diiringi tiga ekor kuda, hingga tarian tradisional.

Pasangan bakal calon kepala daerah ini datang bersama tim pemenangan, relawan dan ratusan pendukungnya, Minggu (23/2/2020).

"Kami datang ke sini sudah siap mengikuti kontestasi pilkada. Kami juga akan masuk dan menusuk jantung pertahanan lawan," kata Firmansyah.

Ia mengatakan pihaknya akan berkompetisi dengan damai pada pilkada serentak 2020 sesuai jargon yang diusungnya yakni "Bandarlampung Berjamaah".

Dia mengungkapkan ada filosofi yang diangkatnya dalam menyerahkan dukungan ke kantor KPU Kota Bandarlampung seperti jumlah dukungan yang mencapai angka unik yakni 55.555.

"5 itu angka bagus, rukun Islam 5, Pancasila ada 5, dan terakhir saya anak ke-5 serta felling saya ada 5 kandidat, tapi Insha Allah yang menjadi pemimpin daerah hanya dua Wali Kota dan Wakilnya, ataupun saya dan calon wakil saya yang akan memimpin Bandarlampung ke depan,", katanya.

Firmansyah melanjutkan, dirinya juga tidak menyangka atas pencapaian suara yang berhasil dikumpulkannya sebanyak 55 ribu tanpa mengeluarkan uang.

"Tidak menyangka saja bisa melebihi batas suara yang ditentukan KPU yakni 47.864 suara dan kita serahkan 55.555 ke penyelenggara bahkan kita juga masih memiliki tiga ribuan suara tapi itu untuk simpanan," ujarnya.

Rektor IIB Darmajaya ini mengaku optimis dapat memenangi kontestasi pilkada serentak 2020 dan menjadi Wali Kota Bandarlampung.

"Kalau independen dan datanya rill insya Allah saya yakin menang, ya kalau kalah artinya Tuhan masih sayang sama saya," ujarnya.

  • Tentang Penulis

    Ikhwan Wijaya

    Reporter RRI Bandar Lampung<br />

  • Tentang Editor

    Ikhwan Wijaya

    Reporter RRI Bandar Lampung<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00