• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kota Bandar Lampung

Warga Lempasing Resah Temukan Belasan Kucing Mati Membusuk

2 December
13:40 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandarlampung-Sudah sepekan terakhir warga Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, menemukan belasan bangkai kucing di pinggir pantai.

Belasan bangkai kucing itu diduga dibunuh oleh seorang warga yang mengalami gangguan jiwa.

Belasan bangkai kucing itu ditemukan warga dalam keadaan mengenaskan, lantaran tubuhnya membusuk, dengan kepala diikat tali, dan tanpa kepala.

Umi Yani warga Sukajaya mengatakan, penemuan bangkai kucing sudah terjadi selama sepekan terakhir.

Menurutnya, setiap hari warga kerap menemukan minimal satu bangkai kucing yang sudah membusuk.

“Kemarin satu dikubur di situ. Di sini terus di sana. Saya lihat empat, tapi kalau di tempat lain banyak,” tutur Umi Yani, Senin, (2/12).

Umi Yani dan sejumlah warga mengaku resah dengan penemuan bangkai kucing yang diduga dibunuh oleh seorang warga yang mengalami gangguan jiwa.

Sebab, sejumlah kabar menyebutkan, pelaku juga akan membantai manusia jika sudah tidak lagi menemukan kucing.

“Resah. Saya punya kucing. Jadi saya takut. Dia pernah ngomong kalau kucing habis mau orang,” terangnya.

Yuyun, Ketua RT 04 Dusun 3 Desa Sukajaya Lempasing mengaku tidak pernah melihat secara langsung Muhammad Zaelani alias Lani, membantai kucing.

Namun, beberapa hari lalu, banyak warga yang melihat Lani mengejar-ngejar kucing menggunakan tali.

Yuyun memastikan, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga, dan menyarankan agar Lani dibawa ke rumah sakit jiwa untuk diobati.

“Kami sudah melakukan komunikasi dengan keluarga agar diobati ke rumah sakit jiwa, sebab dikhawatirkan tindakan ini dilakukan ke objek yang lain,” paparnya.

Pengurus Komunitas Cat Rescue Lampung (CRL), Berliani Hutagalung mengatakan pelaku pembantaian belasan kucing yang ditemukan warga di pinggir pantai Sukajaya Lempasing diketahui mengalami gangguan jiwa.

"Kami mencatat, bangkai kucing yang ditemukan di sini pertama 8 ekor, selain itu yang kubur ada 4, kemudian ditemukan lagi satu, dan warga juga menemukan 3 ekor dan sudah dikuburkan, bahkan ada yang hanyut ke laut," kata dia.

Ia menjelaskan, setelah mendapatkan informasi dari media sosial, pihaknya bersama tim langsung mendatangi lokasi, dan mendapatkan informasi yang menyebut pelaku pernah melakukan kekerasan kepada anak-anak.

  • Tentang Penulis

    Ikhwan Wijaya

    Reporter RRI Bandar Lampung<br />

  • Tentang Editor

    Ikhwan Wijaya

    Reporter RRI Bandar Lampung<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00