• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pro Dan Kontra Rencana Pembangunan Flyover diBandar Lampung Wali Kota Meminta Agar Komisi III DPRD Melihat Kondisi Lapangan

18 November
11:36 2019
1 Votes (5)

KBRN Bandar Lampung : Menyoroti penolakan Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung terhadap rencana pembangunan fly over diJalan Sultan Agung dan Jalan Kimaja, melalui APBD 2020 mendatang,  Wali Kota meminta agar DPRD melihat kondisi kemacetan diwilayah tersebut.

Terkait rencana Pemkot untuk kembali membangun 2 fly over ditahun 2020 mendatang yang  mendapat penolakan dari Komisi III DPRD Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Senin (18/11/2019) mengatakan DPRD harus melihat kepentingannya terlebih dahulu.Sebab menurutnya pembangunan dimaksudkan untuk kepentingan umum guna mengatasi kemacetan di kota Bandar Lampung.

Wali Kota menilai bahwa penolakan komisi III tersebut tanpa melihat kondisi dilapangan saat ini yang mana  kemacetan di dua lakasi yang akan dibangun fly over tersebut  mengalami kemacetan yang parah.

"Biarin aja nanti dipentungi orang yang macet-macet itu, tolak-tolak aja saya suruh aja nanti yang macet di Sultan Agung, nah datangin dia orang pentungin udah itu yang di ini,(Kimaja)  dia orang gak pernah turun waktu macet,"Ujar Herman HN.

Sebelumnya Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung telah melakukan dengar pendapat dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang menolak rencana pembangunan 2 fly over di Jalan Sultan Agung dan Jalan Kimaja itu, dengan alasan dialihkan saja pembangunannya di jalur kereta api Babarenjang.

Namun penolakan dengan dalih pengalihan lokasi pembangunan dari Komisi III DPRD tersebut,   menjawab pertanyaan awak media dengan tegas Wali Kota mengatakan, itu baru sebatas rencana dan tidak pasti kapan akan dilaksanakan, belum lagi rencana pembebasan lahannya. Menurut Herman HN jika melalui Pemerintah daerah tidak akan bisa karena pembangunan jalan tol yang didanai Pemerintah Pusat saja tidak akan bisa tanpa melalui pihak swasta.

"lagi mau akan entah kapan, pembebasan lahan mau kemana ayo, tol aja karena pusat aja bisa ini, itu ada pembebasan lahan itu gimana gitu, swasta yang bisa, kalo Pemerintah mana bisa, udalah jangan sebohong-bohongan, saya ini sudah tua dikantor kegeburnuran itu,Ukapnya.

Sementara itu Farksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Bandar Lampung justru mendukung rencana Pemkot dalam mengurai kemacetan yang terjadi di Ibu Kota Provinsi Lampung tersebut.

Sebagaimana dikatakan ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung Hadi Tabrani yang menyatakan pihaknya sangat mendukung rencana Wali Kota Bandar Lampung untuk kembali membangun dua fly over baik di Jalan Sultan Agung maupun di Jalan Kimaja

Menyikapi adanya penolakan dengan dalih agar Pemkot melalui Dinas PU dalam  rapat dengar pendapat penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) tersebut, sebagai aggota  Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Hadi Tabrani menyatakan untuk dievaluasi atau dikaji ulang sebenarnya itu bahasa dalam pembahasan.

Namun sebagai Ketua Fraksi Ia mendukung rencana untuk pembangunan yang menurut politisi PAN itu  sangat prorakyat sebab dengan dibangun fly over ini tentunya diyakini bisa mengurai kemacetan di Kota Bandar Lampung,”Pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00