• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kota Bandar Lampung

BPJS Kesehatan Bandarlampung Sosialisasikan Perubahan Iuran

14 November
18:21 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bandarlampung - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bandar Lampung mensosialisasikan perubahan iuran yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, di Bandarlampung, Kamis (14/11/2019).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung Muhammad Fakhriza mengatakan, untuk kategori peserta Peserta Bantuan Iuran (PBI), yaitu masyarakat miskin atau tidak mampu yang iurannya ditanggung oleh pemerintah, dari tarif sebelumnya Rp25.500 per jiwa menjadi Rp42.000 per jiwa.

“Ini telah berlaku per 1 Agustus 2019. Peserta PBI yang didaftarkan oleh pemerintah daerah mendapat bantuan pendanaan dari pemerintah pusat sebesar Rp19 ribu per orang per bulan untuk bulan pelayanan 1 Agustus-31 Desember 2019,” kata dia.

Namun, yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah terhitung 1 Januari 2020, sudah mulai ditanggung pemerintah daerah. Kemudian, untuk kategori peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), batas paling tinggi gaji atau upah per bulan yang digunakan sebesar Rp12 juta.

“Ini berubah dari peraturan terdahulu yang batas atasnya Rp8 juta. Adapun komposisinya, yaitu 5% dari gaji atau upah per bulan. Ini dibayar dengan ketentuan 4% dibayar oleh pemberi kerja, dan 1% dibayar oleh peserta,” ujarnya.

Penyesuaian ini juga berlaku untuk PNS, TNI, Polri, dan pejabat negara. Jika peraturan sebelumnya iuran dipotong hanya dari gaji pokok dan tunjangan keluarga. Sekarang berubah, bisa dikatakan semua tunjangan dihitung, termasuk tunjangan kinerja dengan batas atasnya Rp12 juta.

Berikut iuran untuk kategori peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang berlaku mulai 1 Januari 2020, Kelas III semula Rp25.500 menjadi Rp42 ribu, Kelas II semula Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu, Kelas I semula Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00