• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Gubernur Minta Pemkot Balam Tegas Terhadap Aktivitas Yang Merusak Lingkungan

15 October
12:19 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandarlampung: Gubernur Lampung meminta Pemerintah Kota Bandarlampung untuk mengambil tindakan tegas dan menegakkan aturan terkait rusaknya bukit-bukit di Kota Bandar Lampung akibat penambangan batu yang merusak lingkungan dan mengancam cadangan air tanah karena tidak ada lagi daerah resapan.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, pada kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Lampung, Selasa(15/10/19), mengatakan, kerusakan bukit-bukit yang ada di Kota Bandarlampung sangat ini sudah sangat memperihatinkan.

Dikatakan Arinal, banyaknya aktivitas penambangan batu membuat lingkungan menjadi rusak dan daerah resapan air di Kota Bandarlampung menjadi berkurang.

Menurut Gubernur jika hal ini terus dibiarkan masyarakat Kota Bandar Lampung akan mengalami krisis air bersih sebab tidak ada lagi daerah yang menjadi tempat resapan.

Berkurangnya luasan untuk hutan kota juga akan menimbulkan bencana seperti tanah longsor dan banjir karena tidak ada lagi pepohonan yang menahan air hujan.

Oleh karena itu Arinal meminta Pemkot Bandarlampung serius untuk membenahi hal ini sebelum semuanya terlambat.

Jika Instruksi ini dalam waktu dekat tidak ditindaklanjuti Arinal mengaku akan langsung turun tangan karena hal ini juga menjadi tanggungjawabnya sebagai Gubernur Lampung.

"Pertahankan kawasan-kawasan hutan yang ada untuk ketersedian air, dan saya harap Kota Bandarlampung gitu dong jangan dihancurin semua, salah satu syarat kota itu harus mempunyai 30% hutan kota, tapi justru gunung-gunung dihancurin semua, nanti sumber air kalian hilang," ujar Arinal Djunaidi.

Seperti pantauan RRI, salah satu bukit di Kota Bandarlampung yaitu Bukit Camang dibilangan Pahoman kondisinya sangat memprihatinkan, aktivitas tambang batu yang telah berlangsung belasan tahun membuat bukit tersebut menjadi gundul, kondisi ini tentu saja mengancam area resapan air.

hal ini harus menjadi perhatian pemerintah setempat karena bukan tidak mungkin kegiatan ini malah akan menimbulkan bencana seperti tanah longsor dan banjir yang akan merugikan masyarakat sekitar area tersebut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00