• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

PILKADA SERENTAK

Generasi Millenial Jangan Larut Dalam Aksi Black Campaign Dan Negative Campaign

28 February
21:00 2019
2 Votes (4.5)

KBRN, Bandar Lampung: Generasi millenial diminta tidak larut ke dalam aksi black campaign dan negative campaign untuk ikut berperan dalam menciptakan pemilu 2019 yang damai dan aman.

Wakapolda Lampung, Brigjen Pol. Teddy Minahasa Putra, seusai kegiatan Talk Show Dialog Interaktif Menuju Pemilu Aman dan Sejuk dengan Tema Suara Generasi Millenial yang diadakan Polda Lampung di Kota Metro, Kamis(28/02/19), mengatakan, suksesnya penyelenggaraan pemilu 2019 membutuhkan partisipasi dan tanggung jawab seluruh masyarakat, khususnya kaum Millenial.

Menurut Wakapolda Lampung itu, generasi millenial dalam masa kampanye ini diharapkan tidak larut di dalam aksi-aksi yang tidak baik seperti black campaign dan negative campaign.

Kaum millenial dikatakan  Brigjen Pol. Teddy Minahasa sangat dekat dengan aksi-aksi adu domba, fitnah dan manipulasi melalui medsos, yang notabene menjadi kegemaran generasi millenial saat ini.

Dijelaskan mantan Kapolda Banten itu, jika aksi-aksi memecah belah bangsa tersebut bisa dijauhi oleh generasi millenial yang merupakan mayoritas pemilih tetap di Pemilu 2019, hal tersebut sudah cukup  memberikan kontribusi positif dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang damai, aman dan sejuk.

"Dengan ciri khas kritis dan cerdas seharusnya generasi millinial dapat memfilter berita-berita yang belum tentu kebenarannya serta memahami jika menyebarkan berita-berita menyesatkan sesuai UU ITE dapat dikenakan ancaman pidana," ujar Brigjen Pol. Teddy Minahasa Putra.

Dalam kesempatan yang sama Walikota Metro, Pairin, mengatakan, sangat mengapresiasi Polda Lampung yang menggagas acara dialog tersebut.

Menurutnya, pemilu yang aman dan damai bukan hanya tergantung pada pihak aparat tapi tanggung jawab semua masyarakat.

Dirinya berharap, Pemilu 2019 dapat berjalan lancar dan sukses sesuai rencana dan memperoleh hasil yang terbaik.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00