• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DikTekno

Kenali Jenis dan Bentuk Narkotika Lewat Poster Narkosin Bergambar

26 February
15:30 2020

KBRN, Sabang: Badan Narkotika Nasional BNN Republik Indonesia melalui BNN Provinsi Aceh dan Kota Sabang menyerahkan cindera mata Poster Narkosin (jenis-jenis narkotika), kepada RRI Sabang.

Cindera mata Poster Narkosin (jenis-jenis narkotika) diserahkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang, Drs. Agussalim, kepada Koordinator RRI Sabang, Sarbunis, S.Sos, diwakili Staf Pemberitaan, di lobby RRI Sabang. Rabu (26/2/2020)

Dalam kunjungan kerja perdananya ke RRI Sabang, Agussalim, mengatakan, penyerahan Poster Narkosin berupa gambaran nama dan bentuk jenis-jenis norkotika berdasarkan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, selain sebagai wujud tanda cindera mata, juga untuk mempererat jalinan kerjasama kemitraan RRI Sabang sebagai jendela media percepatan menyebaran informasi.

“Karena Narkosin ini bagian yang harus kami pahami dari tugas kami, tentang banyaknya beredar jenis-jenis narkotika di negara kita termasuk di Aceh, setidaknya siapapun yang datang ke RRI mereka bisa melihat secara sepintas segini banyak sudah jenis-jenis narkotika dengan bentuk dan gambarnya seperti itu,” terang Agussalim menjelaskan.

Menyahut itu, dalam pesan singkatnya, Koordinator RRI Sabang, Sarbunis, S.Sos, dalam apresiasinya menyambut baik ikatan erat kemitraan, dengan adanya kepercayaan BNN Kota Sabang dengan RRI Sabang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Kita sambut baik dengan penyerahan cindera mata posternya, dan bisa untuk penulisan nama jenis-jenis narkotika dengan benar, agar tidak terjadi kesalahan dalam penulisan berita,” pesan singkatnya.

Isi Poster Narkosin memuat informasi menerangkan dan mengambarkan nama, bentuk dan jenis-jenis Narkotika Golongan I, menerangkan tidak digunakan untuk pengobatan medis, hanya untuk kepentingan penelitian serta berpotensi tinggi mengakibatkan ketergantungan.

Narkotika Golongan II menerangkan, digunakan untuk opsi terakhir dalam pengobatan medis dan berpotensi tinggi mengakibatkan ketergantungan.

Narkotika Golongan III menerangkan, digunakan untuk pengobatan medis dan berpotensi rendah mangakibatkan ketergantungan.

Dan Prekursor menerangkan, zat atau bahan pemula atau bahan kimia yang dapat digunakan dalam pembuatan nakotika. Berbagai Prekursos diawasi dan diatur pengunaannya oleh pemerintah.

Terakhir mengambarkan nama dan bentuk jenis-jenis New Psychooctive Substances (NPS) atau Narkotika jenis baru yang beredar di Indonesia dan telah masuk dalam lampiran UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan Peemenkes Nomor 2 Tahun 2017.

Menjawab tantangan itu, kedepan BNN Kota Sabang gencar merayap mensosialisasikan bahaya narkoba dan ancaman hukum bagi penyalahgunaan narkotika dan zat-zat adiktif berbahaya, dengan mengedepankan pola Gampong Bersih Narkoba (Bersinar), harap Agussalim. (HBS)

00:00:00 / 00:00:00