• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintah

Polda Aceh Surati Presiden Periksa Bupati Aceh Barat Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan

26 February
14:28 2020
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Bupati Aceh Barat berinisial R MS (56) di Pendopo Bupati berbuntut panjang. Kini kasus tersebut telah diambil alih penanganannya oleh Polda Aceh.

Sejauh ini Polisi telah memeriksa sebanyak enam orang saksi dalam penanganan perkara ini. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap  sang Bupati.

Namun, kata Agus, Polda Aceh akan menyurati Presiden RI untuk meminta izin pemeriksaan dilakukan terhadap kepala daerah ini.

“Sejauh ini belum kita periksa Bupati. Iya sebagaimana aturan dan ketentuan kita akan menyurati Presiden terlebih dahulu,” kata Agus di Banda Aceh, Rabu (26/2/2020).

Menurut Agus, dalam waktu dekat surat itu akan dilayangkan kepada Presiden. Jika sudah ada balasan maka pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

“Sudah kita buat (suratnya). Masih saya koreksi sedikit. Suratnya belum dikirim,” tegas Agus.

Menurutnya, dalam penanganan perkara tindak pidana terhadap kepala daerah sudah jelas diatur dalam undang-undang.

“Aturan penanganan perkara pidana terhadap kepala daerah sesuai UU PA no. 11 tahun 2006 yang disebutkan pada Pasal 55 ayat (1), berbunyi : Penyelidikan dan Penyidikan thd Gub/wakil Gub, Bupati/ wakil Bupati, dan walikota/wakil walikota dilaksanakan setelah adanya persetujuan tertulis dari Presiden atas permintaan penyidik,” jelas Agus.

Sebelumnya diberitakan, beredar viral sebuah video di social media. Dalam video tersebut terlihat Bupati Aceh Berat sedang bertemu dengan sejumlah pria di Pendopo setempat. Dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak terjadi percekcokan hingga berujung pada pemukulan.

Sehingga korban berinisial Z (40) telah membuat laporan polisi, sebagaimana yang disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono.

“Sebelumnya korban Z telah membuat Laporan Polisi Nomor : LP/29/II/2020/SPKT, tanggal 18 Februari 2020 tentang tindak pidana penganiayaan yang dilakukan bersama-sama,” ujar Ery.

Ery juga menyampaikan, penyidik dari Ditreskrimum Polda Aceh telah memeriksa 6 orang saksi terkait dugaan penganiyaan yang terjadi di Pendopo Bupati Aceh Barat. 
“Penyidik menindaklanjuti dugaan penganiayaan yang terjadi di Kantor Bupati Aceh Barat yang diduga dilakukan Bupati Aceh Barat berinisial R, MS. Cs (56) dengan korbannya berinisial Z (40). Penyidik akan terus bekerja secara profesional dan berkeadilan untuk menyelesaikan kasus dugaan penganiayaan ini,” tegasnya.

Diduga kasus ini dilatarbelakangi utang piutang. Namun sebaliknya, pihak Bupati juga telah membuat laporan polisi terkait penyebaran konten video tersebut ke social media.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00