• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

Sering longsor, Sabang kembangkan rumput akar wangi

26 February
14:26 2020
2 Votes (2)

KBRN, Sabang : Sejumlah Lokasi kritis Longsor di Sabang akan di tanami Rumput Vetiver atau akar Wangi. Kota Sabang sendiri termasuk daerah percontohan dan pembibitan penanaman rumput akar wangi itu.

Sejumlah lokasi rawan longsor akan ditanami rumpu Vetiver atau akar wangi dalam tahun ini d Sabang. Seperti diketahui akar jenis rumput Vetiver ini mampu mencegah erosi dan menahan longsor. Akar tanaman ini dapat mencapai 6 meter di tanah tanpa hambatan, sedangkan tanah keras mampu mencapai 1 meter di bawah tanah. Akar ini juga dikatakan mampu bertahan 1/6 sekuat kawat baja. Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sabang M. Amin S.e, melalui Kasi Kedaruratan Budiman, M.Si mengungkapkan Kota Sabang juga merupakan daerah percontohan dan pembibitan rumput ini di Aceh. Pihaknya saat ini sedang dalam taraf peninjauan lokasi pembibitan. Ditambahkan sejumlah lokasi akan menjadi prioritas penanaman rumput Vetiver.

“kita akan tekankan penanaman vetiver ini di Kawasan longsor seperti Ujong Murong yang menuju daerah pantai Wisata Iboih, Gampong Tapak Gajah di Perumahan Keuramat Indah, disitu malah dekat hunian masyarakat. Sekarang kita sudah terima surat dari BPBA Aceh  terkait Sabang yang menjadi salah satu daerah percontohan pembibitan dan pengembangan rumput vetiver, dan sedang tahap mencari lokasi untuk pembibitan” ujarnya Selasa (26/02/2020)

BPBD Kota Sabang sebut Budiman sudah menerima surat dari BPBD Aceh untuk segera melakukan upaya penanaman. Penanaman rumput ini merupakan salah satu upaya Pencegahan bencana non Struktural yang dilaksanakan BPBD.

Dalam awal tahun ini tambahnya lokasi Ujong Murong menuju daerah Wisata Iboih dan Desa Kawasan Keramat Indah yang berada di tengah hunian mayarakat, telah terjadi longsoran.  Untuk Kawasan Ujong Murong pihaknya juga mengantisipasi dan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR yang berencana membangun Dam.

“Untuk kawasan ujong Murong memang kita limpahkan ke Kementerian PUPR karenamemerlukan anggaran yang besar bisa saja dari Dana Otsus. Tapi sejauh ini setahu saya sudah di rencanakan sejak 2018 lalu, tinggal realisasi saja. Semoga tidak ada hambatan” ujarnya.

BPBD Kota Sabang juga mencatat Longsor dan Pohon tumbang merupakan bencana paling banyak terjadi pada tahun 2019 lalu. Selama setahun ada 19 kali terjadi longsoran dan kebanyakn terjadi di kawasan Ujong Murong. Sedangkan dari Januari 2020 ada 5 kasus pohon tumbag dan 1 kasus kebakaran.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00