• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintah

Di mata Warga Bireuen, Bupati Saifannur Sosok yang Merakyat

20 January
00:47 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bireuen : Bupati Bireuen, Aceh, Saifannur meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan, Minggu (19/1/2020) pukul 21.10 WIB. Kabar duka ini langsung beredar cepat di sosial media dan kalangan masyarakat Aceh.

Almarhum Saifannur meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Medan sejak Jumat lalu.

Lalu bagaimana sosok Bupati Saifannur di mata warganya sendiri ?

"Beliau sosok yang dekat dengan rakyat," kata Fadil, salah satu warga Bireuen kepada RRI, Minggu malam.

Pria asal Geurugok, Kecamatan Ganda Pura itu bahkan menyebut, Bupati Saifannur sering turun ke lapangan untuk memastikan program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah setempat.

"Beliau mau turun ke wilayah-wilayah untuk memastikan adanya perataan pembangunan," ujar Fadil.

Selain itu, tambah Fadil, Bupati Saifannur juga kerap dikenal sebagai pengusaha yang loyal.

"Beliau seorang pengusaha. karena itu, di setiap kunjungannya dan di setiap sambutannya selalu memotivasi anak muda agar menjadi pengusaha, jangan bergantung pada PNS," sebut Fadil.

Ada cerita yang menarik di kalangan warga Bireuen. Katanya, Bupati Saifannur  sering membangun jalan yang rusak dengan menggunakan dana pribadi.

"Sering saya dengar dari mulut ke mulut beredar di kalangan warga Bireuen bahwa beliau sering membangun jalan yang rusak dengan dana pribadi. Kabarnya begitu," ungkapnya.

Kini jalan-jalan rusak di daerah berjuluk Kota Juang itu sudah diperbaiki. "Jalan-jalan rusak sudah perbaiki, tapi tidak semuanya juga," tutup Fadil.

Menurut informasi yang diterima RRI, saat ini Almarhum akan bawa pulang dari Medan menuju ke Kabupaten Bireuen, Aceh dan direncanakan akan dikebumikan di kampung halamannya yang berada di Desa Meuneng, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen pada Senin (20/1/2020).

Saifannur menjabat sebagai Bupati Bireuen periode 2017-2022. Ia didampingi oleh wakilnya Muzakkar A. Gani.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00