• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

19 Nelayan Aceh Ditangkap di India

17 January
18:02 2020
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : 19 nelayan Aceh ditangkap kepolisian laut India karena kedapatan berlayar di sekitar perairan Nicobar, India. Para nelayan itu kini masih ditahan oleh otoriitas negara setempat. 

Sekretaris Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek saat dikonfirmasi mengatakan nelayan yang berangkat dengan Kapal Motor (KM) Selat Malaka itu ditangkap sejak tanggal 24 Desember 2019 lalu. Mereka diduga melanggar batas wilayah, karena kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin dan terseret ombak ke perairan Nicobar. 

"Ia 19 orang nelayan kita (Aceh) ditangkap di perairan Nikobar, India. Diduga boat mereka mengalami kerusakan mesin, biasa nelayan kita melaut di perbatasan sehingga saat terseret arus terbawa ke wilayah perairan India," kata Miftach di Banda Aceh, Jumat (17/1/2020). 

Miftach mengatakan, 19 nelayan ini melaut dair perairan Banda Aceh pada tanggal 18 Desember lalu. Setelah melaut beberapa hari itu, diketahui mereka ditangkap. 

"Laporan penangkapan para nelayan ini diperoleh dari pemilik kapal bernama Tuan Affan Usman asal Aceh Besar. Kita sudah mengkonfirmasi penangkapan tersebut ke otoritas India dan berkoordinasi dengan pemerintah Aceh untuk mengupayakan pembebasan," bebernya. 

Pihak panglima Laot Aceh mengharapkan pemerintah memberikan advokasi hukum dan perlindungan kepada 19 nelayan Aceh tersebut. 

Sebelumnya, juga dilaporkan pada Maret 2019 enam nelayan Aceh juga ditangkap pihak otoritas laut India. Keenam nelayan ini awalnya tidak sengaja masuk ke perairan India, lantaran disebabkan pekatnya kabut asap yang melanda Selat Malaka di bulan tersebut yang menyebabkan mereka tak tampak lajur dan tersesat ke perairan Andaman. Sampai saat ini, keenam nelayan itu juga masih ditahan di India.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00