• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

Sembunyikan 2 Kg Sabu di Sepatu, Dua Pria Aceh Diciduk di Bandara

17 January
15:09 2020
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Dua orang pemuda berinisial M (23) warga Aceh Utara dan F (28) warga Bireuen diamankan Satresnarkoba Polresta Banda Aceh setelah kedapatan ingin menyeludupkan dua kilogram sabu di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Banda Aceh. Sabu tersebut hendak dikirim ke Jakarta dengan menggunakan pesawat penumpang Lion Air. 

"Dua tersangka ditangkap oleh petugas Avsec Bandara di pintu X-Ray saat hendak ingin terbang ke Jakarta pada tanggal 9 Januari 2020 lalu," kata Kasat Resnarkoba Polresta Banda Aceh AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, Jumat (17/1/2020). 

Boby menyebutkan, setelah diamankan oleh petugas Avsec, kemudian tersangka dan barang bukti diserahkan ke Polresta Banda Aceh. 

Berdasarkan penyelidikan aparat kepolisian, modus kedua tersangka menyeludupkan narkoba jenis sabu ke Jakarta ini dengan cara memasukan ke dalam sepatu. 

"Jadi sabu tersebut dipecah-pecah menjadi tiga plastik dan diselipkan di dalam sepatu tersangka. Kemudian petugas bandara melihat gelagat pelaku mencurigakan sehingga diamankan," beber Boby. 

Dari keterangan tersangka, kata Boby, kedua tersangka merupakan kurir yang disuruh mengantarkan barang haram itu ke Jakarta dengan upah Rp 40 juta. 

"Tersangka mengambil sabu tersebut dari DPO berinisial 02 atas perintang DPO T. Barang tersebut diperoleh dari Idi Kabupaten Aceh Timur," ujarnya. 

Kini polisi tengah memburu dua orang DPO berinisial 02 dan T. Keberadaan dua DPO ini juga sudah diketahui. "DPO 
02 ini diduga berada di Aceh Timur dan T berada di Jakarta. Ini tengah kita buru," tegasnya. 

Menurut pengakuan tersangka, ini baru kali pertama mereka melakukan perbuatan tersebut. "Barang bukti yang kita amankan berupa 2 kg sabu, dua lembar boarding pass Lion Air, kemudian sepatu yang digunakan tersangka. Menurut pengakuannya ini pertama kali dilakukan," pungkas Boby. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00