• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

Anggaran Berlimpah, Aceh Masih Jadi Provinsi Termiskin di Sumatera

15 January
15:31 2020
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Rabu (15/1/2020) merilis profil kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk di Provinsi Aceh bulan September 2019. Hasilnya, daerah tanah rencong ini masih menjadi Provinsi termiskin di Pulau Sumatera atau termiskin nomor enam di tingkat nasional. 

Padahal Aceh dengan lima juta penduduknya, disokong dengan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA), dana otsus hingga dana desa. Pada tahun 2019 saja, daerah ini mendapat suntikan dana kolaborasi antara APBA dengan dana otsus mencapai Rp 17 triliun lebih. 

“Kita masih berada pada posisi nomor satu termiskin  di Pulau Sumatera dan nomor enam di Indonesia. Hingga September 2019 penduduk miskin di Aceh berjumlah 810 ribu orang atau 15,01 persen atau berkurang 9 ribu orang,” kata Kepala BPS Aceh Wahyudin di Banda Aceh. 

Dia menjelaskan, secara persentase, update per bulan September 2019 angka penduduk miskin di Aceh berkurang, atau persentasenya mengalami peningkatan yang tadinya Aceh berada di posisi nomor lima naik menjadi posisi nomor tujuh sebagai daerah dengan penurunan angka kemiskinan tertinggi. “Kemiskinan di Aceh pada tahun 2019 kalau pada posisi bulan Meret 2019 berada pada posisi 15,32 persen, berada pada posisi 6 secara nasional. Namun pada September 2019 kembali terjadi penurunan menjadi 15,01 persen tapi posisi kita masih berada pada posisi ke enam di seluruh Indonesia,” ujarnya.  

“Pada Maret 2019, kita penurunan angka kemiskinan mencapai pada penurunan tertinggi ke lima di Indonesia, sekarang kita berada pada posisi ke tujuh di Indonesia, jadi masih ada dalam 10 besar sebagai daerah dengan angka penurunan kemiskinan tertinggi,” bebernya. 

Menurut Wahyudin, meskipun jumlah penduduk miskin di Aceh berkurang, namun tidak merubah posisi Aceh pada peringkat enam sebagai daerah termiskin di Indonesia.  

“Tapi karena provinsi lain juga sama-sama ingin turun angka kemiskinan sehingga kita (Aceh) masih pada posisi ke enam secara nasional dan nomor satu termiskin di Sumatera. Nomor dua Bengkulu 14,99 persen sementara Aceh 15,01 persen, hanya selisih dua angka,” jelasnya. 

Wahyudin menyebutkan, ada beberapa indikator yang menjadi penyebab Aceh masih berada pada peringkat daerah paling miskin, di antaranya tidak terpenuhin pendapatan maksimal, sarana pendidikan dan kesehatan. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00