• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

Pertuni Kota Banda Aceh Perjuangkan Anggota untuk Pijat di Hotel

10 December
03:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Dewan Pengurus Cabang Persatuan Tuna Netra Indonesia (DPC-Pertuni) Kota Banda Aceh akan memperjuangkan agar tenaga pijat kalangan penyandang tuna netra kiranya dapat ditampung sebagai tenaga pijat di hotel-hotel yang ada diibukota Provinsi Aceh.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC Pertuni Kota Banda Aceh M Nur Abdullah disela-sela rapat perdana pembentukan pengurus lengkap dibawah kepemimpinannya disebuah Coffee di kawasan Lamlagang, Banda Aceh, Senin (9/12/2019) malam.

“Agar dapat ditampungnya tenaga pijat dari kalangan penyandang tuna netra sebagai tenaga pijat dihotel-hotel pihaknya sedang berupaya utuk adanya dukungan dari pemerintah Kota Banda Aceh dibawah kepemimpinan Wali Kota H Aminullah Usman,’ujarnya.

Untuk itu kata M Nur Abdullah yang penyandang tuna netra itu pihaknya dalam waktu dekat akan mengadakan audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh terutama untuk meminta dukungan agar tenaga pijat yang bernaung dibawah DPC Pertuni Kota Banda Aceh dapat bekerja sebagai tenaga pijat di hotel.

Ia mengakui, sebagaimana data yang ada pada pihaknya sekarang ini penyandang tuna netra yang bernaung dibawah DPC Pertuni Kota Banda Aceh ada 98 orang dan dari sejumlah itu 80 hingga 90 persen diantaranya berprofesi sebagai tukang pijat,

“Untuk diketahui sebagian dari mereka ada juga yang sudah membuka usaha pijat sendiri tapi sayangnya pasien akhir-akhir ini sangat minim karena sudah menjamurnya tenaga pijat refleksi,”ungkapnya lagi.

Sementara menyinggung tentang Muscab 4 Pertuni Kota Banda Aceh lalu M Nur Abdullah mengakui, banyak masalah yang dihadapi bahkan hingga adanya gugatan, namun akhirnya DPP telah memutuskan kepengurusan yang sah adalah DPC dibawah kepemiminan dirinya.

Ketua DPC Pertuni Kota Banda Aceh berjanji sejumlah program kerja yang telah ditetapkan pada Muscab 4 lalu akan dijalankan sebagaimana mestinya oleh pengurus DPC Pertuni Kota Banda Aceh periode 2019-2024 seraya meminta dukungan dari Pemko Banda Aceh.

“Adapun sejumlah progran kerja yang telah ditetapkan pada Muscab 4 diantaranya adalah pemberdayaan dan kesejahteraan penyandang disabilitas tuna netra yang tergabung dalam wadah DPC Pertuni Kota Banda Aceh,’pungkas M Nur Abdullah.

Kepengurusan DPC Pertuni Kota Banda Aceh periode 2019-2024 yang terbentuk pada acara yang turut dihadiri Dewasda Hamdaniel Hanafiah dan Dewascab Azhari Ilyas ketua M Nur Abdullah, Wakil ketua Baihaqi STHI MA, Sekretaris Akhram dan bendahara Ramli serta dilengkapi empat seksi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00