• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintah

BKKBN Aceh Gelar Workshop Forum Sinergitas Kehumasan dengan Media

19 November
09:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh: BKKBN Provinsi Aceh menggelar Workshop Forum Sinergitas Kehumasan dengan Media, di Hotel Keumala, Banda Aceh, Senin (18/11/2019).  Dalam Rilis yang disampaikan ke RRI, hal ini dilakukan dalam rangka mensinergikan pengelolaan informasi program KKBPK di Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh dengan Mitra (Media), Subbag, Umum dan Humas Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh. 

Kegiatan diikuti oleh puluhan wartawan dari Media Cetak, Elektronik, dan Media Online.  Dengan pemateri yaitu Kepala Perwakilan BKKBN Sahidal Kastri, Kabag Media Massa dan Masyarakat Humas Setda Aceh, Saifullah A. Gani, dan Kasubbid KIE dan Advokasi Perwakilan BKKBN Aceh, Efiyanti.

Dalam arahannya, Kepala BKKBN Aceh, Sahidal Kasri mengatakan bahwa antara media massa dan pemerintah tidak memiliki sekat dan hambatan apapun.  Namun harus menjunjung transparansi adanya akuntabilitas.  Karena itu, Sahidal mengharapkan media, sebagai mitra BKKBN dapat membantu BKKBN Perwakilan Provinsi Aceh dalam penyebarluasan informasi.   Secara khusus yang berkaitan dengan tugas dan fungsi serta program BKKBN di Aceh kepada masyarakat

“Dengan kegiatan ini kami berharap dapat meningkatkan peran media massa dalam mensukseskan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Aceh,” kata Sahidal.

Dikatakan Sahidal, peran media sangat penting untuk menyebarluaskan tentang tugas dan fungsi serta program KKBPK.   Apalagi di lapangan, masih banyak masyarakat Aceh, secara khusus kalangan remaja yang belum memahami tentang KKBPK.

“Jadi banyak masyarakat khususnya remaja yang belum memahami tentang tugas, fungsi, bahkan program-program KKBPK,” kata Sahidal.

Tidak hanya terkait program KKBPK, Sahidal juga berharap Media dapat menyebarluaskan program-program BKKBN.  Adapun tiga program utama BKKBN yaitu: Pertama, Masalah Kependudukan, Kedua, Keluarga Berencana, dan Ketiga Pembangunan Keluarga.

Sahidal memaparkan untuk masalah kependudukan BKKBN mengkaji dari segi kuantitas dan kualitas.   Sementara untuk Program Keluarga Berencana, Pihaknya selalu memfokuskan pada kampanye terkait Usia Perkawinan yang ideal terhadap calon pengantin dan kepada masyarakat. 

Selanjutnya untuk Pembangunan Keluarga, BKKBN membentuk Kelompok-kelompok di berbagai kalangan usia.   Seperti Kelompok Bina Keluarga Balita untuk pembangunan anak Balita, Kelompok Bina Keluarga Remaja untuk pembangunan anak Remaja, Kelompok Bina Keluarga Lansia untuk pembangunan usia lanjut, dan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) untuk pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Program kita tidak hanya berkaitan dengan masalah alat kontrasepsi, tetapi lebih dari itu.  Jadi BKKBN juga mengatur jarak kelahiran, kependudukan, dan melakukan pembangunan keluarga melalui pembinaan keluarga, bahkan sampai perekonomiaan keluarga,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00