• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintah

Serapan Anggaran Masih Rendah, YARA Minta BPK Audit Pemerintah Aceh

13 November
12:44 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mengajukan permohonan kepada BPK - RI untuk melakukan audit keungan dan kinerja terhadap Pemerintah Aceh terkait dengan rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2019 yang berjumlah Rp.17,104 Triliun. Audit ini bertujuan untuk mengkaji apakah pengelolaannya  telah memenuhi aspek ekonomis, efesiensi dan efektivitas sehingga serapannya rendah.

"Kami meminta kepada BPK agar melakukan audit keuangan dan kinerja terhadap Pemerintah Aceh karena rendahnya serapan APBA tahun 2019," kata Ketua YARA Safaruddin, Rabu (13/11/2019) di Banda Aceh. 

Menurut Safar, pihaknya mengajukan surat permintaan ini karena BPK sebagaimana di amanatkan dalam UU Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara berwenang melakukan audit dan dengan audit nanti akan ketahuan tentang bagaimana pengelolaan APBA oleh pemerintah Aceh sehingga ketahuan di mana macetnya nanti. 

Surat YARA ini, lanjut Safar, diantar langsung ke BPK- RI di Jakarta oleh Muhammad Dahlan dan Basri dan di terima oleh Anwar, sedangkan surat tembusan ke BPK Perwakilan Provinsi Aceh diantar langsung oleh Ketua YARA Safaruddin, Junaidi Kepala Perwakilan YARA Pidie, Iskandar Kepala Perwakilan Aceh Utara dan Shemi selaku advokat. 

Surat perwakilan di BPK Aceh ini diterima oleh Dyan, staf di BPK perwakilan Aceh, selain itu surat juga ditembusan ke Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ketua DPRA, Wali Nanggroe, Gubernur Aceh Nonaktif, drh. Irwandi Yusuf dan BPK Perwakilan Provinsi Aceh. (Foto: Ist)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00