• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

21 Pimpinan Instansi dan Walikota Teken MoU Mal Pelayanan Publik

21 October
22:52 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Sebanyak 21 pimpinan lembaga, badan, dan instansi vertikal menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Wali Kota Banda Aceh  H Aminullah Usman tentang Mal Pelayanan Publik (MPP) di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Komplek Balai Kota Banda Aceh, Senin (21/10/2019).

Ke-21 instansi tersebut bersepakat untuk memberikan layanan terpadu (one stop service) kepada masyarakat Banda Aceh mulai dari pengurusan perizinan, dokumen kependudukan, SIM, SKCK, paspor, perpajakan, hingga pembayaran listrik dan telepon. Total ada 95 jenis layanan yang bisa didapat di MPP Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Aminullah Usman mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan instansi yang telah berkomitmen untuk bergabung dalam MPP Banda Aceh. "Ini merupakan langkah maju pelayanan publik Banda Aceh. Ke depan kita harapkan akan semakin banyak lagi instansi yang bergabung."

Menurut wali kota, keberadaan MPP keempat di Sumatera setelah Padang, Pekanbaru, dan Batam itu untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh layanan publik terpadu pada satu tempat. "Banda Aceh juga merupakan satu dari 14 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk KemenPAN/RB untuk pilot project MPP di Indonesia."

"Alhamdulillah hari ini kita sudah MoU dengan 21 lembaga, dan insyaallah soft launching MPP Banda Aceh akan kita gelar dalam minggu kedua bulan depan. Sementara untuk peresmian kita pastikan jadwal Pak Menteri dulu pada Desember akhir tahun ini," katanya.

Ia menambahkan, untuk lokasi MPP Banda Aceh pihaknya memanfaatkan lantai tiga Pasar Aceh Baru yang selama ini 'terbelengkalai'. "Kita harapkan juga kehadiran MPP akan ikut mendongkrak kunjungan masyarakat ke Pasar Aceh Baru sehingga para pedagang juga terbantu," katanya seraya memastikan penambahan jam pelayanan di MPP Banda Aceh di banding pelayanan reguler.

Sementara itu kepala kantor PT Pos Indonesia (Persero) Banda Aceh Ahmad Saladin pada kesempatan itu menyampaikan pihaknya mewakili 21 pimpinan lembaga, badan, dan instansi vertical lainny menyambut baik atas diadakannya penandatanganan nota kesepahaman tersebut.

“Kami bertekat akan memberikan pelayanan maksimal dan terbaik kepada para nasabah dan masyarakat umum yang butuh pelayanan,”janji Ahmad Saladin seraya menambahkan sebagian pelayanan kantor pos akan dipindahkan ke MPP tersebut.

Turut hadir di sana, Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, Kepala BI Perwakilan Aceh Zainal Arifin Lubis, dan Kepala OJK Aceh Aulia Fadly, dan sejumlah pejabat lainnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00