• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DikTekno

BNNK Sabang Sematkan Pin BNN RI Penggiat Anti Narkoba

15 October
14:36 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sabang: Badan Narkotika Nasional BNN Republik Indonesia melalui BNN Provinsi Aceh dan Kota Sabang, bekali dan anugerahkan Pin Penggiat Anti Narkoba dilingkungan Instansi Pemerintahan, di aula BKPP Kota Sabang.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang, Jauhari Ahmad, mengatakan BNN RI anugerahkan Pin dan Sertifikat dilingkungan instansi pemerintahan, sebelumnya mengikuti pembekalan bimbingan teknis dan pelatihan untuk pemahaman pembinaan anti narkoba dilingkungannya.

Selain itu bertujuan untuk aksi mendukung dan mengoptimalkan kegiatan Pencegahan dan Rehabilitasi program P4GN di Kota Sabang. Selasa (15/10/2019)

Fasilitator Kepala Bagian Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Aceh, Masduki, SH, dalam paparannya membahas darurat narkotika dunia, maraknya narkoba jenis baru, menyingkap seluk beluk bisnis narkoba dan dampak buruknya bagi masyarakat Aceh, melalui simulasi kebiasaan dan karakter, dan strategi perang lawan narkoba.

Bimbingan teknis pengiat anti narkoba kepada Instansi Pemerintah di Kota Sabang, ditutup dan ditandai dengan penyerahan Sertifikat dan menyematan Pin Penggiat Anti Narkoba dari BNN Republik Indonesia kepada 20 kader relawan Penggiat Anti Narkoba, sebagai perpanjangan tanggan penyuluh Pencegahan dan Rehabilitasi, yang sebelumnya 'wajib' menjalankan tes urin bersih dari narkoba, oleh Dokter BNN Kota Sabang, dr. Rizki Rahmawan.

Penyematan Pin BNN RI Pertama di anugerahkan secara simbolis kepada seorang pegawai Instansi Lembaga Penyiaran Publik RRI Sabang, dan pegawai Sekretariat Pemko Sabang oleh mewakili Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol Drs. Faisal Abdul Naser. M.H, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Masduki, SH, didampingi Plt Kasi Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas), Armansyah, disaksikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang, Jauhari Ahmad, S.Sos, didampingi Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Muhammad Yasin. (HBS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00