• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

4.109 Anak Usia 0-6 Tahun di Kota Sabang Terima Dana Program Geunaseh Rp. 150.000,- / Bulan

10 October
21:25 2019
2 Votes (5)

KBRN, Sabang: Pemeritah Kota Sabang lakukan Launching peluncuran dana program Gerakan Anak Sehat (GEUNASEH) tahun 2019, yang dilakukan langsung oleh Walikota Sabang Nazaruddin, S.I.Kom.

Program yang dimaksudkan guna menekan angka stuting di Kota Sabang itu, dilangsungkan di Aula lantai IV sekertariat daerah Kota Sabang kamis pagi, yang ditandai dengan penyerahan buku tabungan secara simbolis, kepada 18 penerima manfaat dari perwakilan masing- masing gampong (desa).

Saat diwawancarai wartawan usai kegiatan itu Walikota Sabang Nazaruddin, S.I.Kom mengatakan, kegiatan ini merupakan visi misi Walikota dan Wakil Walikota, yang timbul dari pemikiran- pemikirn cerdas di Kota Sabang, untuk menciptakan inovasi baru, yang berdampak positif bagi generasi penerus.

Ide untuk mengadakan program ini adalah Inovasi kita bersama, kita tidak bisa sendiri. Kita kumpulkan pemikiran-pemikiran cerdas yang ada di Kota Sabang, menjadi program Geunaseh ini, dan Alhamdulillah di apresiasi oleh Unicef,” terang Walikota, Kamis (10/10/19).

Tambah Walikota, program Geunaseh Sabang ini sendiri, merupakan salah satu layanan Pemerintah Kota Sabang, dengan tujuannya meningkatkan cakupan nutrisi dan akses terhadap layanan kesehatan bagi seluruh anak di Sabang, yang berumur 0 – 6 tahun dan ibu menyusui.

Sementara untuk penyalurannya sendiri, pemerintah memilih dengan pemberian dana tunai melalui rekening Bank Daerah atas nama Ibu kandung, dengan jumlah Rp. 150.000,-/ anak setiap bulannya.

Sistem yang dikita jalankan, kita coba berikan langsung atau tunai kepada penerima, karena saya pikir kebutuhan anak itu berbeda-beda. Contohnya bulan ini butuh susu, trus bulan depan butuh daging atau pun ikan, jadi kita berikan langsung tunai kepada penerima melalui rekening,” tambahnya.

Program ini merupakan respon cepat pemerintah, terhadap tingginya jumlah kasus malnutrisi dan stunting di Sabang. Seperti yang diketahui, berdasarkan data aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGBM), pada tahun 2018 angka stunting balita di Kota Sabang mencapai 540 dari 2.037 balita atau sebesar 26.5%. Dengan kata lain, 1 dari 4 balita di Kota Sabang mengalami stunting. Jumlah ini melampaui batasan yang ditetapkan badan kesehatan dunia (WHO) sebesar 20%.

Guna mengimbangi program ini, pemerintah Kota Sabang juga merencanakan akan melakukan pengawasan terhadap jajanan anak di Sekolah. Namun hal ini masih harus melalui sejumlah diskusi, bersama para pemangku kepentingan, khusunya para guru, selaku orang tua di sekolah. RA

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00