• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Polisi Jamin Keamanan Tim Tamu saat Bertandang ke Markas Persiraja Banda Aceh

22 September
13:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Polresta Banda Aceh menjamin keamanan kepada tim tamu yang bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh. 

Jaminan keamanan ini disampaikan Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Ryanto menanggapi adanya aksi teror yang diduga dilakukan oleh suporter Persita Tangerang saat Persiraja Banda Aceh bertandang ke markas mereka pada Selasa (17/9/2019) lalu. 

"Saya kira masyarakat Banda Aceh ini masyarakat yang baik, tidak perlu melakukan balasan-balasan. Itu imbauan saya," tegas Kapolresta, Minggu (22/9/2019). 

Kapolresta Banda Aceh juga mengimbau kepada pendukung Persiraja dan masyarakat Aceh untuk tidak bertindak anarkis yang dapat merugikan tim dan Aceh sendiri. 

"Kita sebagai aparat kepolisian tentu menjamin keamanan kepada siapapun yang melakukan aktivitas di Banda Aceh. Terkait Persiraja atau pendukungnya, saya mengimbau kepada masyarakat untuk bisa bertindak yang baik tidak melanggar hukum, dak melakukan tindakan yang merugikan daerah kita. Karena kalau terjadi apa-apa yang rugi kan daerah kita," ucap Kapolresta. 

Soal pengamanan, kata Kapolresta, pihaknya akan menurunkan personel untuk mengamankan jalannya pertandingan. Jika dibutuhkan penambahan pasukan maka akan ditambah. 

"Kalau masalah pasukan fleksibel, kita akan lakukan pengamanan sesuai dengan kebutuhan kalau perlu ya kita tambah. Kita mengamankan melihat potensi, kalau ada gangguan kemanan ya kita tambah. Itu tergantung fleksibel ancaman yang kita hadapi," ujarnya. 

"Tentu kita menjamin kemananan kepada setiap orang, atau tim-tim yang melaksanakan pertandingan di Banda Aceh. Melakukan pengamanan. Kita mengantisipasi itu untuk melakukan pengamanan dengan baik. Ya tentunya mereka (tim tamu) juga harus menghormati apa-apa yang dilakukan dengan mengedepankan kearifan lokal di Banda Aceh," tegasnya. 

Sebelumnya diberitakan, tim Laskar Rencong saat bertandang ke markas Persita Tangerang mendapat teror dengan pelemparan telur ke bus pemain. Teror itu terjadi tengah malam, ketika Muklis Nakata dan kawan-kawan sedang beristirahat, Selasa (17/8/2019) malam.

Dalam video yang beredar di sosmed, pendukung Persita mengelilingin hotel tempat para pemain  Persiraja menginap. Mereka terus berteriak dan menghidupkan mercon. Tujuannya agar para pemain Persiraja tidak bisa beristirahat dengan tenang, sehingga stamina mereka berkurang ketika menghadapi tuan rumah Persita.

Menanggapi teror itu, Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam menyayangkan adanya aksi teror kepada pemain saat mereka sedang beristirahat. 

Namun menurutnya mental anak-anak Persiraja tidak akan terganggu dengan teror-teror yang dilakukan oleh pendukung tuan rumah.

"Insyaallah mental pemain tidak terganggu, konflik dan tsunami saja sudah kita lalui, masak sama mercon kita takut. Bermainlah sesuai intruksi pelatih dan Insyaallah poin itu milik kita," kata Dek Gan saat itu. 

Namun aksi teror ini sedikit banyak juga mempengaruhi hasil pertandingan tim besutan Hendri Susilo. Pada laga yang berlangsung di Stadion Sport Center Kepalapada Dua Kabupaten Tengerang itu, Persiraja kalah dengan skor 2-1. 

Setelah menelan kekalahan, tim Persiraja harus diangkut dengan kendaraan Barakuda milik Brimob ke hotel tempat mereka menginap. 

Saat ini Persiraja Banda Aceh berada di peringkat 3 klasemen sementara liga 2 Indonesia dengan mengoleksi 30 poin. Persiraja akan melakoni dua kali lagi laga kandang pada Akhir September ini menjamu Sriwijaya FC dan Cilacap. Serta satu kali laga tandang ke markas PSMS Medan. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00