• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintah

Pimpinan DPRK Aceh Besar Dikukuhkan

21 September
00:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kota Jantho : Ketua pengadilan negeri Jantho, Hj. Tuty Anggraini, SH MH, melantik dan mengukuhkan tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar masa jabatan 2019-2024 dalam sidang paripurna DPRK setempat, di Kota Jantho, Jumat (20/9/2019). 

Iskandar Ali SPd politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang sebelumnya menjabat ketua sementara DPRK, dikukuhkan menjadi ketua DPRK definitif berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Aceh Nomor 171.1/1579/2019 yang ditandatangani oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah di Banda Aceh tertanggal 17 September 2019.

Selain Iskandar Ali, pada sidang paripurana tersebut turut dikukuhkan juga dua wakil ketua DPRK Aceh Besar masing-masing Bakhtiar ST dari Partai Aceh (PA) dan Zulfikar Aziz SE dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali mengatakan, para pimpinan dan anggota DPRK perlu memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) lembaga tersebut. Selanjutnya, disinergikan dengan program pemerintah kabupaten Aceh Besar.

"Pimpinan DPRK mempunyai peran dan tanggung jawab yang cukup besar dalam menjalankan tupoksi. Untuk itu, perlu memahami tupoksi yang diamanahkan sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku," ujarnya.

Bupati juga mengharapkan kepada anggota DPRK sebagai anggota baru, untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. "Kiranya dapat bersinergi dengan kami dalam membangun Aceh Besar yang kita cintai ini," harapnya.

Mawardi  Ali juga menegaskan hubungan eksekutif dan legislatif merupakan hubungan mitra kerja dalam membangun daerah. "Sama-sama mitra kerja dalam membuat kebijakan daerah sesuai dengan fungsi masing-masing. Sehingga kedua lembaga membangun hubungan kerja yang saling mendukung dan bukan saling bersaing,"  pungkas Mawardi Ali.

Sebelumnya Ketua DPRK Ace Besar Iskandar Ali SPd mengatakan, pengucapan sumpah/janji pimpinan DPRK Aceh Besar pada hakekatnya merupakan pernyataan tekad untuk memperjuangkan aspirasi rakyat kabupaten Aceh Besar yang kami wakili. "Jadi pengucapan sumpah/janji juga mengandung makna yuridis konstitusional yakni memberi tanggung jawab yang lebih besar kapada kami untuk membangun daerah dan mensejahterakan rakyat," tuturnya.

Begitupun, kata Iskandar Ali, tugas sebagai pimpinan memiliki tanggung jawab yang besar, namun pihaknya akan terus belajar meningkatkan kualitas bersama para anggota dewan lainnya. "Kami menyadari, mengemban tugas sebagai pimpinan merupakan tugas berat dan kami menyadari bahwa kami banyak kekurangan dan hanya sedikit kelebihan. Nilai-nilai sumpah jabatan itu harus kami jalani dan bertanggung jawab kepada Allah SWT. Namun dalam menjalankan tugas kedewanan, kita terus belajar untuk meningkatkan kualitas," ujarnya.

Sebagai pimpinan, Ia menekankan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh pimpinan dan anggota DPRK Aceh Besar. Menurutnya, kehadiran para anggota di gedung dewan sangat diperlukan, sebagai bentuk penerapan prinsip kedisiplinan kerja. 

"Bukan hanya hadir saja, tapi kehadiran kita juga harus tepat waktu, baik berkaitan dengan tugas kedewanan maupun lainnya. Keharusan hadir secara fisik dan hadir tepat waktu," tegasnya.

Disisi lain, Iskandar mengatakan, pihaknya bersama seluruh anggota dewan, akan memastikan bahwa program pemerintah tetap berjalan dan berlandaskan pada visi dan misi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. 

Dua dewan juga dilantik

Pada hari yang sama, digelar juga pelantikan dan pengucapan sumpah atau janji dua anggota DPRK Aceh Besar, yang pada pelantikan sebelumnya belum dikukuhkan, karena sedang melaksanakan ibadah haji. Keduanya dilantik Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali, dalam paripurna DPRK setempat, Jumat (20/9/2019) sore.

Dua anggota dewan yang dilantik itu yakni Firdaus Armia dari partai Demokrat dan Mustafa dari Partai Nanggroe Aceh (PNA). Prosesi pelantikan, dihadiri para pejabat terkait dan keluarga maupun kerabat anggota dewan baru itu.

Pelantikan ini, turut dihadiri Kapolres Aceh Besar AKBP Ayi Satria Yuddha SIK MSi, Sekdakab Aceh Besar Drs H Iskandar MSi, dan unsur Forkopimda lainnya, para anggota DPRK, para kepala dinas dan badan, sejumlah anggota DPRA, pimpinan Parpol serta unsur terkait.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00