• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

Anggota KKB Pimpinan Abu Razak Menyerahkan Diri

21 September
00:02 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Aceh yang tergabung dari pimpinan Abu Razak menyerahkan diri ke Polisi. Mereka  menyerahkan diri sebelum terjadi baku tembak antara Abu Razak Cs dengan tim Satgas KKB bentukan Polda Aceh. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, ada tiga orang anggota KKB yang merupakan anak buah Abu Razak menyerahkan diri.

Menurut Agus dua orang menyerahkan diri di Polres Bireun dan satu orang di Aceh Timur. 

"Yang menyerahkan diri berisial SF (31), HS alias Apek (35) dan AM alias Raider (42)," kata Agus di Banda Aceh, Jumat (20/9/2019). 

Dia menyebutkan, HS dan SF menyerahkan diri di Polres Bireun pada Rabu (18/9/2019) dini hari. Sementara AM alias Raider menyerahkan diri di Polres Bireun pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

"Anggota KKB yang menyerahkan diri ini terlibat aksi kejahatan yang dipimpin oleh Abu Razak," ujarnya. 

Diketahui, SF merupakan warga Simpang Mamplam dan HF alias Apek warga Kecamatan Peudada Kabupaten Bireun. Sementara AM alias Raider warga Aceh Timur. 

Agus menyebutkan, AM turut menyerahkan senjata api laras panjang jenis AK-47 dan sejumlah butir amunisi aktif. 

"Turut diserahkan satu pucut senjata AK-47," sebutnya. 

Agus mengatakan, pihaknya kini juga tengah melakukan penggalangan terhadap anggota Abu Razak untuk menyerahkan diri. Proses penyerahan diri ini sendiri juga tidak terlepas dari penggalangan yang dilakukan petugas di lapangan. 

"AM alias Raider sebelumnya kita lakukan penggalangan agar menyerahkan diri, sementara ada dua rekannya juga tengah dilakukan penggalangan di Aceh Timur," kata Agus. 

Sebelumnya diberitakan, kelompok KKB pimpinan Abu Razak terlibat kontak tembak tepat di jalan Medan Banda, Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Peristiwa itu terjadi pada Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 18.00 WIB. 

Kronologi pengungkapan, awalnya tim satgas KKB bentukan Polda Aceh telah mendeteksi pergerakan kelompok ini. Diketahui Abu Razak Cs turun dari kawasan perbukitan Cenara Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen dengan menggunakan mobil Avanza warna hitam. Kelompok ini hendak menuju ke Banda Aceh. 

Sesampai di wilayah Trienggadeng, kelompok ini disergap oleh polisi dan baku tembak tak terhidarkan. Dalam baku tembak ini, polisi berhasil melumpuhkan KKB. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari kelompok ini seperti senjata api laras panjang jenis AK-56 dan senjata api laras pendek serta 100 butir amunisi. 

Kapolres Bireun AKBP Gungun Hardi Gunawan dalam jumpa pers di Polres Bireun, Jumat (20/9/2019) mengatakan, dalam baku tembak tersebut tiga KKB tewas. 

"Info yang beredar ada empat orang yang tewas dalam peristiwa ini, namun dapat saya pastikan yang tewas dari KKB tiga orang, satu orang kritis dan satu orang  berhasil ditangkap," kata Gungun dalam konferensi pers di Mapolres Bireun, Jumat (20/9/2019). 

Dia menyebutkan, pelaku yang tewas tertembak termasuk pimpinan KKB bernama Abu Razak. Sementara dua orang rekanya yang meregang nyawa adalah Zulfikar alias Wan Ompong dan Hamni alias Toke Ham. 

"Sementara yang kritis adalah Wan Neraka yang kini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Banda Aceh. Yang ditangkap kini telah diamankan di Polres Bireun," ujar Gungun. 

Diduga kelompok ini terlibat sejumlah aksi kejahatan termasuk menculik seorang warga sipil dan merampok uang milik korban senilai Rp 30 juta. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00