• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintah

Begini Solusi Ganti Paspor Rusak Atau Hilang

19 September
16:29 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sabang: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, melalui Imigrasi Kelas II TPI Sabang, publish solusi paspor rusak atau hilang serta biaya dendanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sabang, Anton Helistiawan, melalui Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Iskandar Yus, menjelaskan solusi penggantian dan denda paspor hilang dikenakan denda sebesar Rp 1 juta, rusak dikenakan denda sebesar Rp500.000.

Besaran denda paspor rusak dan hilang tersebut menyusul adanya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, yang diberlakukan sejak 3 Mei 2019 lalu.

"Denda paspor hilang 1 juta rupiah, dan denda paspor rusak Rp500.000, belum termasuk biaya pembuatan paspor baru," jelas Iskandar, Kamis (18/9/2019)

Menurut rinciannya, biaya paspor hilang dikenakan denda sebesar 1 juta rupiah, ditambah dengan biaya pembuatan paspor baru Rp350.000, sehingga biaya total paspor hilang dan baru menjadi sebesar Rp1.350.000.

Sementara itu, biaya penggantian paspor karena rusak dikenakan denda sebesar Rp500.000, ditambah dengan biaya pembuatan paspor baru Rp350.000, maka biaya total penggantian paspor rusak menjadi baru menjadi sebesar Rp850.000.

Ketetapan denda dan biaya pembuatan dan penggantian paspor rusak atau hilang itu, menurutnya, karena paspor merupakan dokumen negara yang dimiliki oleh negara, masyarakat bukan sebagai pemilik, tetapi sebagai pengguna, pungkasnya. (HBS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00