• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintah

Bupati Aceh Besar Ingatkan Para Keuchik Tidak Main Proyek

17 September
18:37 2019
0 Votes (0)



KBRN, Kota Jantho : Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali mengingatkan para keuchik di wilayahnya agar tidak ikut bermain proyek dana desa. Sebaliknya, pemimpin tertinggi di level gampong tersebut harus bekerja maksimal dan menjadi contoh teladan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemakmuran di gampongnya masing-masing.
Penegasan itu diungkapkan Mawardi Ali ketika melantik secara massal sebanyak 134 keuchik periode 2019-2025 dari berbagai kecamatan di Aceh Besar di Gedung A Jantho Sport City (JSC) Kota Jantho, Selasa (17/9/2019).
Menjadi keuchik, sebut Mawardi Ali, merupakan tugas mulia namun mengandung tantangan dan dituntut kerja keras. Untuk itu, diharapkan kepada para keuchik yang dilantik dapat terus menjalin kerjasama dan sinkronisasi dengan seluruh komponen masyarakat untuk suksesnya pembangunan di gampong. Di samping itu, manfaatkan dana gampong sebaik mungkin untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. “Syiarkan terus program shalat berjamaah dan tingkatkan pendidikan bagi masyarakat,” pintanya.
Menurutnya, pelantikan keuchik serentak juga merupakan salah satu bentuk perhatian pemkab Aceh Besar, dimana para pimpinan gampong tersebut menjadi ujung tombak dalam pelayanan masyarakat di tingkat gampong.
"Jadi keuchik juga menjadi penghubung pemerintah daerah ke pemerintah gampong dalam mengsinergi dan mempromosikan berbagai program serta kebijakan daerah kepada masyarakat," ujarnya.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA menambahkan, pelantikan serentak 134 keuchik tersebut merupakan para keuchik terpilih pada Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) Serentak 2019 Senin 5 Agustus 2019 lalu. 
"Yang dilantik hanya 134 keuchik dari 161 gampong yang ikut Pilchiksung, sisanya belum dilantik karena ada sebagian keuchik belum habis masa jabatan di tanggal 17 September 2019. Mereka nantinya akan dilantik di kecamatan oleh Camat setempat mewakili Bupati Aceh Besar," ungkapnya.
Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar juga menjelaskan, pelantikan keuchik serentak ini merupakan kali kedua dilaksanakan oleh Pemkab Aceh Besar di bawah kepemimpinan Bupati Ir H Mawardi Ali dan Wakil Bupati Tgk H Husaini A Wahab. Sebelumnya Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali pernah melantik 87 keuchik dari sejumlah kecamatan secara massal di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Senin 18 Desember 2017 lalu.
Diantara para keuchik yang dilantik tersebut, yang berumur paling muda adalah M Umar (Keuchik Gampong Lamkubu Kecamatan Lembah Seulawah, kelahiran 2 Oktober 1993), sedangkan keuchik tertua Marzuki, kelahiran 1 Februari 1953 (Keuchik Gampong Jalin, Kecamatan Kota Jantho).
Turut hadir dalam acara yang diakhiri dengan kenduri dengan menu utama nasi dan kuah beulanggong tersebut, Setdakab Aceh Besar Drs H Iskandar MSi, unsur Forkopimda, para kepala OPD, Kepala BUMD/BUMN, para camat, dan tokoh-tokoh masyarakat dari 23 kecamatan di Aceh Besar.




 

Teks foto:

Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali melantik massal sebanyak 134 keuchik di Gedung Jantho Sport City (JSC) Kota Jantho, Selasa (17/9). (Photo/hR/Syahril Ahmad)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00