• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintah

Geruduk Kantor Gubernur Aceh, Mahasiswa Bakar Keranda Tolak Tambang Emas Linge

16 September
16:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Bela Linge (Gerbel) mendatangi Kantor Gubernur Aceh, Senin (16/9/2019) pagi tadi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap keberadaan perusahaan tambang di Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.

Tidak hanya di Banda Aceh, aksi yang sama juga digelar secara serentak di sejumlah kabupaten kota di Aceh.

“Sekarang tambang akan dijadikan di Tanah Linge kawan-kawan, maka oleh sebab itu kita tidak terima. Kita dengan tegas mengatakan tidak boleh tambang itu hidup dan berkembang di Tanah Gayo, Aceh Tengah,” teriak orator dengan menggunakan pengeras suara.

Pantauan RRI, massa yang mengenakan jas almamater itu membawa sejumlah poster dan keranda ke halaman kantor Gubernur. Sebagai bentuk kekesalan, massa membakar keranda tersebut di depan pintu masuk kantor gubernur Aceh.

Mereka menyatakan penolakan terhadap tambang emas di Linge, Aceh Tengah yang akan dikelola oleh Linge Mining Resources (LMR).  Mahasiswa mendesak Plt Gubernur Aceh menjumpai mereka untuk memcabut izin tambang di Linge. “Kita mendesak Pak Nova (Plt Gubernur Aceh) untuk mencabut izin tambang di Linge, karena akan merusak lingkungan,” sambung mahasiswa saat menyampaikan orasi.

Bahkan mahasiswa juga terlibat aksi saling dorong dengan petugas kepolisian dan Satpol PP karena mereka berusaha merangsek masuk ke Kantor Gubernur Aceh.

Penolakan terhadap rencana tambang oleh PT LMR di Aceh Tengah ini bukan tanpa sebab, para aktivis meyakini keberadaan tambang itu nantinya akan berdampak buruk terhadap kerusakan lingkungan dan kesenjangan sosial.

Penolakan tambang emas di Linge ini mulai dilakukan pada awal bulan april lalu.  setelah diumumkan rencana penambangan dan pengolahan bijih emas dmp di proyek Abong, berlokasi di Lumut, Owaq, dan Penarun, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Menurut data besaran rencana kegiatan pertambangan seluas 9.684 ha dengan target produksi maksimal 800 ribu ton/tahun.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00