• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

Minta Perlindungan, Ratusan Buruh Datangi Kantor DPRK Singkil

10 September
17:15 2019
1 Votes (1)

KBRN, Singkil : Sampaikan delapan tuntutan kepada pihak perusahaan sekaligus  curhat kepada pemangku kepentingan dan kebijakan di Kabupaten Aceh Singkil. Ratusan karyawan dan pekerja PT. Delima Makmur datangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kabupaten Aceh Singkil Selasa pagi (10/9/2019).

Kedatangan para demonstran ini, langsung di kawal pihak kepolisian Polres Aceh Singkil, dan di sambut beberapa anggota DPRK yang baru terpilih priode 2019-2024.

 " Ada delapan tuntutan yang harus membuat mereka terpaksan mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, untuk meminta perlindungan kepada wakil rakyat itu." Sebut Koordinator aksi sekaligus selaku Ketua PUK Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bambang Sumantri kepada sejumlah awak media Selasa (10/10/2019)

Adapun tuntutan itu sebutkan Bambang,  mereka  meminta kepada perusahaan agar Pengangkatan SKU harian segera menjadi kepermanen, kemudian Pengangkatan BHL/PHL ke menjadi  SKU Harian, selanjutnya permintaan Pemotongan Finger Print dihapuskan, dan meminta perusahaan agar pendapatan pekerja sesuai dengan UMP yang di tetapkan Pemerintah.

Sedangkan tuntutan lainya tambah Bambang, apabila karyawan yang bekerja pada saat hari libur maka perusahaan wajib membayar 2 kali lipat. Kemudian, di minta slip saldo BPJS pekerja akhir tahun di serahkan. Dan premi pemanen di naikan. Serta jam lembur atau tambahan jam kerja wajib di bayarkan.


Kemudian menanggapi tuntutan atau permintaan karyawan yang di sampaikan kepada Anggota DPRK Aceh Singkil tersebut, 
Ketika RRI  melakukan konfirmasi kepada Ketua Sementara DPRK Aceh Singkil Hasanuddin Aritonang mengatakan. Bahwa DPRK Aceh menyambut baik dan positif tuntutan para demonstran ini. 

Akan tetapi, mereka belum bisa berbuat apapun. Pasalnya, sampai saat ini DPRK Aceh Singkil terkendala dengan belum terbentuknya alat kelengkapan dewan (AKD).

" Setelah di bentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) kedepan, kita akan langsung segera laksanakan  rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak perusahaan. Guna dan tujuan untuk mengetahui sejauh mana permasalahan ini yang terjadi dan di tanggapi oleh pihak perusahaan PT. Delima Makmur sendiri." Sebut Hasanuddin Aritonang di ruang kejanya Selasa (10/10/2019)

Sementara itu pantauan RRI, setelah para demonstran ini selesai membacakan tuntutannya. Mereka di sambut dan di ajak untuk bernegosiasi di ruang baggar DORK Aceh Singkil bersama dengan  beberapa Anggota DPRK yang hadir. Di antaranya,  Hasanuddin Aritonang, H. Fahruddin Pardosi, H. Ondo, Erfan Suri Lembong, Juliswan Limbong, Surianto, Dewi Ade Sintiya, Lesdin Tumangger,  juga turut hadir di tengah - tengah para Demonstran itu Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Singkil Jaruddin.

Kemudian setelah perwakilan para demostran dan Anggota DPRK serta Kadis Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi Aceh Singkil melakukan negosiasi. Maka kesimpulan hasil yang di capai, Pemerintah dan DPR  akan memanggil secara bersama –sama pihak Perusahaan untuk melakukan RDP pekan depan.
                                                          

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00