• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

Pemda Sabang Komit Proses dan Berhentikan ANS Terlibat Narkoba

15 August
14:12 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sabang: Pemerintah Daerah Kota Sabang Komitmen mencegah penyalahgunaan dan berantas peredaran gelap Narkoba di wilayah Sabang, dan di dalam lingkungan kerja Administratif Pemerintahan Daerah Kota Sabang.

Pemerintah Daerah Kota Sabang dengan tegas menyatakan akan proses dan berhentikan aparatur negeri sipilnya yang terlibat berbagai dampak kasus narkoba dengan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) menyusul adanya kewajiban dan sanksi laporan tahunan Pemerintaah Daerah kepada Menpan dan BKN.

Pernyataan kebijakan tegas proses dan pemberhentian ASN dengan tidak hormat tersebut disampaikan Walikota Sabang, Nazaruddin, melalui Assisten II Administrasi Umum, Ekonomi dan Pembangunan, Kamaruddin, ketika Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sabang mengelar pemberdayaan pengiat anti narkoba kepada pimpinan instansi pemerintah daerah Kota Sabang, di aula BKPSDM Kota Sabang. Rabu 7 Agustus 2019 lalu.

Oleh karena itu, menurut Kamaruddin, bagi pegawai negeri yang terlibat narkoba yang diputuskan di Pengadilan dengan hukuman lebih dari 2 (dua) tahun, maka Pemerintah Daerah ‘dengan berat hati’ akan memberhentikan yang bersangkutan dengan pemberhentian tidak dengan hormat.

“Di Sabang ada, sudah ada buktinya, bukan omong kosong pemerintah,” pungkas Kamaruddin meyakinkan.

Selain itu, adapun keputusan Pengadilan yang dibawah 2 (dua) tahun, lanjutnya, Pemerintah Daerah masih memberikan toleransi kesempatan dengan bergabai pertimbangan, namun jika terulang dua kali dalam kasus yang sama (terlibat-narkoba) walaupun hukumannya tidak sampai 2 (dua) tahun, maka juga Pemerintah Daerah ‘dengan berat hati’ akan memberhentikan yang bersangkutan dengan pemberhentian tidak dengan hormat.

Untuk upaya pencegahan, Kamaruddin berharap, pimpinan kantor agar melakukan penindakan dini dengan melakukan upaya-upaya seperti pertemuan dengan seluruh pegawai.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Sabang, Jauhari Ahmad, kepada RRI diruang kerjanya mengatakan dalam sambutan pembukaannya menyampaikan melalui rapat koordinasi “Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba kepada pimpinan Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintah daerah di Kota Sabang, diselenggarakan bertujuan untuk aksi mendukung dan mengoptimalkan kegiatan Pencegahan dan Rehabilitasi program P4GN di lingkungan pemerintahan Kota Sabang, Kamis (15/8/2019). (HBS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00