• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Gandeng BI dan OJK, Pemerintah Aceh Sosialisasi Qanun LKS Kepada Lembaga Keuwangan Se-Aceh

11 July
23:35 2019
0 Votes (0)

KBRN,Banda Aceh: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh, dan Dinas Syariat Islam Aceh  Selasa,( 09/07/ 2019) menyelenggarakan diseminasi implementasi Qanun 11/2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang telah disahkan pada November 2018 lalu.

kegiatan itu berlangsung di Auditorium ,Kantor Bank Indonesia Provinsi Aceh,dalam acara tersebut dihadiri lebih dari 120 peserta dari seluruh lembaga keuangan di Aceh ,baik perbankan dan pelaku Industri Keuangan Non Bank (IKNB) .

Kegiatan diseminasi ini juga menghadirkan beberapa narasumber antara lain Prof. Dr. Nazaruddin AW., MA yang merupakan anggota pansus Qanun LKS, Rizky Ody mewakili OJK dan Yason Taufik Akbar dari Bank Indonesia mewakili regulator yang juga terlibat dalam penyusunan Qanun LKS tersebut. Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam sebagai narasumber perwakilan dari Pemprov Aceh selaku inisiator dari Qanun LKS. 

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. EMK. Alidar, S.Ag, M.Hum, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan OJK yang telah bekerja sama membantu mendiseminasikan qanun LKS. Beliau menyadari bahwa diseminasi qanun LKS belum dilakukan dengan baik oleh Pemerintah Aceh karena satu lain hal.

Alidar juga menjelaskan ,bahwa Qanun LKS lahir dari perjalanan panjang dari sejak awal perumusannya. Qanun ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh untuk mengatur kehidupan masyarakat Aceh berbasis prinsip dan nilai-nilai Islam secara Kaffah.

"Pemerintah Aceh bersyukur, sampai saat ini Qanun LKS telah mendapatkan perhatian yang serius dari pelaku perbankan. Implementasi Qanun LKS ini juga akan menjadi contoh dan sorotan di Indonesia yang apabila berhasil dapat menjadi percontohan bagi daerah lain"kata Alidar.

Sementara itu Kepala OJK Aceh, Aulia Fadli Mengatakan, OJK menyambut baik dan akan mendukung sepenuhnya implementasi Qanun LKS ini di Aceh. OJK sebagai regulator menyampaikan tiga hal penting menjadi perhatian dalam implementasi Qanun LKS. Pertama,  stabilitas sistem keuangan baik secara makro maupun individual. Kedua,  kenyamanan nasabah dan perlindungan konsumen. Ketiga, mitigasi risiko dan praktik tata kelola yang baik.

"OJK akan berupaya sebaik mungkin agar nantinya implementasi Qanun LKS dapat berjalan dengan mulus dengan tetap memerhatikan aspek-aspek di atas" terang Aulia Fadli.

Selanjutnya  Kepala Bank Indonesia Aceh Provinsi Aceh, Z. Arifin Lubis, mengatakan,bahwa kegiatan diseminasi ini merupakan langkah penting yang wajib dilakukan oleh regulator untuk mengkomunikasi misi vis ke depan dan menyelaraskan pandangan terkait implementasi Qanun LKS. Bank Indonesia juga menyampaikan dukungan terhadap upaya implementasi Qanun LKS dengan tetap memerhatikan aspek pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, stabilitas sistem keuangan, dan berjalannya fungsi intermediasi yang baik dan seimbang untuk menjaga kecukupan likuiditas proses pembangunan ekonomi.

"Bank Indonesia juga menekankan kepada pelaku industri keuangan untuk bersiap menghadapi pergeseran paradigma bisnis yang kemungkinan besar akan bergeser ke syariah," Kata Zainal Arifin.(Sad)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00