• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DikTekno

Para Santri diimbau Bijak Sikapi Isu Pemilu

22 March
13:22 2019
1 Votes (5)

KBRN, Banda Aceh: Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Banda Aceh,  menggelar  Dialog Publik Gerakan Cerdas Memilih bertemakan, Pemilih cerdas tolak berita bohong (HOAX), di Dayah Terpadu Daruzzahidin, Desa Lamceu Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar jum at pagi (22/3/2019).

Dialog yang diikuti oleh puluhan pemilih pemula yang terdiri dari santriwan/wati tersebut,  menghadirkan pemateri Pimpinan Dayah Daruzzahidin, Tgk. Abd Razak, Kepala RRI Banda Aceh, Adi Pramono dan Koodinator Divisi Pencegahan Dan Hubungan Antara Lembaga Panitia Pengawas Pemilihan (PANWASLIH) Aceh Besar, Nurhidayati.

Pimpinan Dayah Daruzzahidin Tgk. Abd Razak menjelaskan, sebagai generasi muda dan pemilih pemula, para santri harus bijak dalam menggunakan media sosial, jangan terlalu mudah mempercayai bahkan menyebarkan informasi, yang tidak jelas sumber dan teruji kebenarannya.

Kepala RRI Banda Aceh, Adi Pramono menegaskan, generasi muda menjadi target utama penyebaran berita bohong (HOAX), yang diciptakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Hoax dimaksudkan untuk  menciptakan kegaduhan dan jalan pintas demi popularitas.

Sementara itu, Koodinator Divisi Pencegahan Dan Hubungan Antara Lembaga PANWASLIH Aceh Besar, Nurhidayati, menyatakan sejak awal kampanye hingga batas akhir pada 13 April mendatang pihaknya, tidak pernah berhenti melakukan pemantauan terhadap berbagai bentuk pelanggaran pemilu, termasuk berita bohong, berupa ujaran kebencian, dan isu-isu yang menyinggung SukuAgama, Ras, dan Antar golongan (SARA).

“Kepada santriwan/wati, ketika menerima suatu informasi sepatutnya melakukan tabayyun atau meneliti kebenaran informasi tersebut, jangan sampai informasi yang salah mudah dipercaya bahkan disebarkan kepada  orang, yang pada akhirnya akan menyebabkan kegaduhan, fitnah dan berbagai dampak buruk lainnya,” tutup Nurhidayati.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00