• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ragam

Polda Aceh Sita 2.576 Hektar Lahan PT Delima Makmur

6 December
22:31 2018
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Polda Aceh melalui Ditreskrimum telah melakukan penyitaan lahan perkebunan seluas 2.576 hektar milik PT Delima Makmur di Aceh Singkil.

Kabid Humas Polda Aceh  AKBP Ery Apriyono, SIK., MSi dalam siaran persnya, Kamis (6/12/2018) mengatakan, disitanya lahan ini sesuai penetapan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Nomor 147/Pen.Pid/2018/PN Skl si Singkil 27 November 2018 lalu yang ditandatangani Wakil Ketua PN Singkil, Asraruddin Anwar.
" Penetapan penyitaan lahan ini berdasarkan uraian penyidik tentang perkara penyerobotan lahan negara yang dilakukan perusahaan itu, yang ada di kawasan Gampong Telaga Bakti, Kecamatan Singkil Utara serta Gampong Biskang, Situbuh-tubuh dan Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil "ungkapnya.
Selanjutnya, kata Ery Apriyono lahan perkebunan milik PT Delima Makmur itupun langsung disita sebagai barang bukti dari tersangka yang sudah ditetapkan oleh para penyidik Polda Aceh yakni sejumlah direktur atau pejabat di perusahaan tersebut.
Terkait penyitaan lahan ini, Kapolda Aceh Irjen Pol. Rio S Djambak melalui Dirreskrimum Kombes Pol. Agus Sarjito mengatakan, kasus penyerobotan lahan ini dilaporkan pada bulan April lalu dan hingga kini masih dalam proses penyidikan. 
"Berkas penyerobotan lahan negara ini telah dilimpahkan ke pihak jaksa pada 13 November lalu. Lalu didapatkan Surat Penetapan Izin Penyitaan atas areal tanah seluas 2.576 hektar dari PNS Singkil," katanya pada Rabu (5/12/2018) malam.
Saat ini, pihak penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi seperti dari pihak Dinas Lingkungan Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DLHK) serta pihak Dinas Pajak dan Pendapatan, termasuk tiga tersangka yang sudah ditetapkan, "kata Dirreskrimum Kombes Pol Agus Sarjito.
"Kita akan panggil saksi untuk diperiksa dari DLHK, Dinas Pajak dan Pendapatan, termasuk 3 tersangka yang sudah ditetapkan yakni para direktur perusahaan atas nama Albert Purba, Meinarko dan Joefly," tambahnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00