• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DikTekno

UU Pemberantasan Narkoba pada Peserta Didik, Siasati UU Perlindungan Anak

31 August
19:38 2016
0 Votes (0)

KBRN, Sabang : Menyikapi adanya pendapat bahwa peserta didik yang terindikasi penguna narkoba tidak dapat ditindak karena dihadapkan adanya Undang-Undang Perlindungan Anak, menimbulkan sejumlah kontroversi penegakkan hukum dikalangan guru pembimbing di sekolah.

Seperti pertanyaan yang disampaikan salah seorang guru pembimbing pada Rapat Kerja Penggiat Anti Narkoba, yang diselenggarakan BNNK Sabang, di aula BKPP Kota Sabang, Ia pertanyakan sejauh mana singkronisasi Undang-Undang Narkoba dangan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Menurutnya, dengan adanya kedua Undang-Undang dimaksud dikwatirkan kedepan adanya benturan sehingga dapat menghambat pemberantasan narkoba dikalangan peserta didik di daerah setempat dimaksud.

Menjawab hal tersebut, menurut Kepala BNNK Sabang, Jauhari, ketika memimpin diskusi jaring saran pandapat pada Rapat Kerja Penggiat Anti Narkoba, menerangkan dalam keterkaitan penegakan hukum di kedua Undang-Undang tersebut telah adanya singkronisasi pada Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba.

Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba, pada pasal 128, kata Jauhari, yang bunyinya orang tua atau wali dari pecandu yang belum cukup umur, sebagai mana dimaksud dalam pasal 55 ayat 1 yang sengaja tidak melapor dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 6 bulan.

“Itu orang tuanya ketika dia tidak melaporkan anaknya terindikasi, atau pidana denda paling banyak 1 Juta rupiah,” demikian Jauhari, Kepala BNNK Sabang. (HBS/HF)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00