• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Pemkab SBT Bahas Eksodus PSK Eks-Tanjung Batu Merah

16 February
13:15 2020

KBRN, Bula: Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Sabtu 15/02/2020, di Gelar Rapat Pembahasan Isu Eksodus PSK Eks-Tanjung Batu Merah Ambon di Ruang Rapat Bappenas,Kec.Bula.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Asisten Satu A.I.T. Wokanubun, Kakesbangpol Murad Wokas, Camat Bula Hadi Rumbalifar, Kadis Disdukcapil Sidik Rumalowak, Kabag Tapem A.Y.Mahatit Oei, Perwakilan Polres SBT Tamsul Maswatu , Perindakop Imran Lewataka, Kasat Pol-PP Abdullah Rumain, Kadis PTSP Saleh Sukunora, Kabag Hukum Mohtar Rumadan, Dan Kadis Kominfo M.S. Kilwarani.

Kakesbang Pol Murad Wokas mengatakan, Rapat yang di gelar hari ini untuk mengantisipasi dampak yang di timbulkan akiba dari eksodus PSK Eks-Tanjung Batu Merah yang di tutup beberapa bulan kemarin, sehingga sebagian para Eks PSK memilih jalan untuk hijrah ke SBT, sehinga pada hari Senin nanti akan di bentuk Tim yang terdiri dari SKPD maupun Anggota Polres untuk sekaligus  turun ke lapangan guna melaksanakan pengecekan di beberapa titik seperti Hotel,Kos dan Tempat-tempat Karaoke.

"Rapat yang kami lakukan pada hari ini untuk  mengantisipasi dampak dari isu bahwa Eks-PSK dari tanjung batu merah ambon yang akan datang ke SBT dan kami suda bentuk Tim untuk melaksanakan pengecekan pada hari senin nanti di beberapa tempat seperti Hotel,Kos-kosan dan Tepat-tempat Karaoke di Bula" Tegas Wokas.

Sementara itu Asisten satu A.I.T.Wokanubun Mengatakan, SBT merupakan salah satu tempat  tujuan Eksodus Eks-Tanjung. Sehingga di perlukan strategi dalam mengatasi dampak yang di timbulkan dari kedatangan para Eks-PSK tersebut, sehingga di perlukan langkah-langkah konkrit seperti Operasi Yustisi bersama.

Wokanubun berharap, Kesbang Pol agar berperan aktif dengan rekan-rekan Intelijen terutama Polisi untuk mengecek keberadaan PSK apakah memang benar adanya mereka di bula atau ini cuman isu yang beredar.

" Saya berharap Kesbang Pol agar berperan peting sekaligus kerja sama yang baik dengan rekan-rekan Polisi sehingga dapat mengecek apakah benar para PSK tersebut suda berada di Bula atau informasi ini cmn isu saja" Ungkap Wokanubun.
Wokanubun mengatakan perlu di adakan Sosialisasi Yustisi terlebih dahulu sebelum dilakukan penindakan.

Di tempt yang sama Kadis PTSP, Saleh Sukunora mengatakan Izin yang di keluarkan PTSP kepada para pengusaha Caffe di Tahun 2020 terdapat 3 Caffe bersamaan 2 Caffe yang baru di buka dan pada Tahun 2019 di berikan izin untuk beberapa Caffe di sebabkan telah membayar pajak tiap Tahunnya. (TL).

  • Tentang Penulis

    Taslim Lulang

    -

  • Tentang Editor

    Abdullah Leurima

    Reporter RRI Bula peraih Anugerah Pesona Bahari Indonesia 2016 (best of the best) dari Menteri Pariwisata RI

00:00:00 / 00:00:00