• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum

Kemenkumham Maluku Targetkan di Tahun 2020, Berikan Remisi Bagi 1.543 Warga Binaan

13 February
15:19 2020

KBRN, Ambon: Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Maluku, melalui Divisi Pemasyarakatan, pada 2020 ini, mentargetkan pemberian remisi atau pemotongan masa tahanan, bagi warga  binaan di Maluku sebanyak 1.543orang.

Jumlah tersebut diakui Kepala Divisi Pemasyarakatan (KadivPas) Kanwil Kemenkumham  Provinsi Maluku, Anwar Neng,  terdiri dari remisi umum 771 orang, remisi khusus Idul fitri 321 orang,  remisi khusus Natal  433 orang, Remisi khusus Nyepi 6 orang, Remisi khusus Waisak 1 orang dan remisi khusus  Lansia 6 orang,  Remisi Anak Nasional (RAN) 4 orang serta Remisi Sakit Berkepanjangan (RSB)  1 orang.

"Ribuan warga binaan yang diusulkan masuk remisi   berada di Lapas Kelas II A Ambon, Lapas Kelas II B Piru, Lapas Kelas II B Tual, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)  Kelas II Ambon, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Ambon, Rutan Kelas II A Ambon,  Rutan Kelas II B Masohi,   Lapas Kelas III Saumlaki, Lapas Kelas III Namlea, Lapas Kelas II Saparua, Lapas Kelas III Dobo, Lapas Kelas III  Wahai, Lapas Kelas III Banda, Lapas Kelas III Geser dan Lapas Kelas III Wonreli,"urai Anwar, Kamis (13/2/2020)

Dijelaskan, remisi  warga binaan dalam rangka menindak lanjuti arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait target kinerja Divisi Pemasyarakatan di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham  periode 2020, yaitu percepatan pelaksanaan Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan, guna penanganan over kapasitas, overstaying dan peningkatan ketrampilan narapidana melalui kerja sama Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham  Tahun 2020.

"Pemberian remisi bagi warga binaan sebanyak 1.543  dipastikan  menghemat anggaran negara sebesar miliaran rupiah,"terang Anwar

Disamping itu, dalam resolusi pemasyarakatan Tahun 2020 lanjut  Anwar,  Kanwil Kemenkumham Provinsi Maluku rencana  memberikan program integrasi kepada 343 orang Warga Binaan Pemasyarakatan. 
Program Integrasi dimaksud   terdiri dari pembebasan bersyarat sebanyak 229 orang, Asimilasi 51 orang,  Cuti bersyarat 63 orang.

Percepatan Pemberian hak integrasi kepada warga binaan, pastinya kepada mereka yang memenuhi syarat. Percepatan tersebut berupa penyederhanaan dalam pembuatan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) dan surat penjaminan bagi warga binaan, sesuai dengan Surat Edaran  Dirjen PAS Nomor PAS 1386.PK.01.04.06 Tahun 2019

"Seharusnya kan warga binaan itu berkurang dari tahun ke tahun. Ini perlu menjadi perhatian kita bersama.Sebab, keberhasilan pembinaan warga binaan, tidak terlepas dari tiga unsur yaitu warga binaan, petugas dan masyarakat,"tutupnya (SS)


00:00:00 / 00:00:00