• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Penyerapan APBN Sektor Kesehatan dan Pariwisata di Maluku masuk Urutan Terbawah

15 January
21:52 2020
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Penyerapan pagu anggaran APBN Provinsi Maluku di sektor Kesehatan dan Pariwisata pada tahun 2019 masuk urutan terbawah. 

Pagu APBN bidang kesehatan yang disiapkan sebesar Rp 185,303 miliar hanya mampu direalisasi Rp 158.274 miliar atau 85,41 persen. 
Disusul sektor Perumahan dan Fasilitas umum Rp 339.916 miliar realisasi Rp 294.250 miliar atau 86,57 persen, serta sektor Pariwisata dan Budaya sebesar Rp 1.844 miliar realisasi Rp 1.618 miliar atai 87,37 persen. 

"Kalo dilihat memang penyerapan di tiga sektor ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Kami perlu teliti lagi dari satker mana yang penyerapannya rendah," ujar Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku, Noor Faisal, saat konfrensi pers, di Gedung Keuangan Negara, Rabu (15/1/2020).

Hasil analisa sementara menunjukkan, ada dua indikator penurunan penyerapan APBN, yaitu perencanaan program maupun pembangunan infrastruktur. Penyerapan anggaran yang kurang maksimal di sektor kesehatan, kemungkinan besar di 2019 tidak ada proyek fisik. 

"Berbeda dengan sektor Pariwisata dan Budaya penyebabnya masih perlu diteliti lagi. Bisa saja ada program yang tidak berjalan sehingga mempengaruhi penyerapan anggaran," jelasnya

Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Maluku, Erwin Situmorang mengatakan, kinerja pelaksanaan APBN di Provinsi Maluku cukup menggembirakan.

Dari target sektor pendapatan sebesar Rp 2,22 trilyun,sampai akhir tahun 2019 dari Maluku telah direalisasikan sebesar Rp 2,12 trilyun atau sekitar 95,86%.

Realisasi sektor pendapatan APBN di Maluku tahun 2019 lalu lebih besar dibandingkan tahun 2018 yang hanya sebesar Rp 2,03 trilyun.

"Di sektor pengeluaran dari pagu Rp 21.58 trilyun sampai akhir tahun telah terealisasi sebesar Rp 20,88 triliyun atau 96,76%. Sedangkan, realisasi belanja APBN di Maluku akhir tahun 2019 juga lebih besar dibandingkan akhir tahun 2018 yang sebesar Rp 20,20 trilyun," jelasnya

Dikatakan, realisasi pendapatan APBN 2019 Provinsi Maluku sebagian besar berasal dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1,8 trilyun atau 85% dari total pendapatan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00